Puluhan Warga Terpapar Covid-19, 3 RT di Kelurahan Sumur Batu di Lockdown

Sekertaris RW 03, Sangad mengatakan mikro lockdown dilakukan sesuai dengan kesepakatan dari warga setempat dan kordinasi dengan Polsek Kemayoran

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Murtopo

WARTAKOTALIVE.COM,KEMAYORAN -- Warga RW 03 Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat sepakat menerapkan mikro lockdown setelah puluhan wargadinyatakan positif Covid-19.

Sekertaris RW 03, Sangad mengatakan mikro lockdown dilakukan sesuai dengan kesepakatan dari warga setempat dan kordinasi dengan Polsek Kemayoran dan kelurahan Sumur Batu.

Sebanyak 3 RT di Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran Jakarta Pusat menerapkan mikro lockdown usai 24 warga dinyatakan positif Covid-19.

Tiga RT itu yaitu RT 01, 02, 08 di RW 03 Sumur Batu, Jakarta Pusat.

Baca juga: Lockdown di Kampung Rawacana Kota Tangerang, 47 Warga Terpapar Covid-19 Diduga dari Cluster Pabrik

Baca juga: Klaster Permukiman Kayu Putih Terapkan Mikro Lockdown karena 22 Warga Terpapar Covid-19

"Kami pihak RW sudah berkoordinasi dengan Kapolsek, Lurah dan Kecamatan Cempaka Putih dan akhirnya di sepakati untuk melakukan mikro lockdown," kata Sangad, Selasa (8/6/2021).

Dikatakan Sangad dengan dilakukan mikro lockdown ini dianggap sangat membantu untuk mengatur mobilitas warganya.

Sehingga dapat terkontrol dengan baik sehingga penyebaran pun tidak meluas di RW 03, Sumur Batu, Jakarta Pusat.

Selama penerapan lockdown itu, nantinya mobilitas warga setempat akan awasi secara ketat.

Baca juga: Perumahan Bumi Anggrek Blok PQ Terapkan Lockdown setelah 1 Orang Meninggal Positif Covid-19

Bahkan warga yang akan masuk maupun keluar pun wajib menggunakan masker, serta mencuci tangan hingga pemeriksaan suhu tubuh.

"Nanti ada petugas yang stanby 24 jam dibantu juga dengan warga sekitar. Jadi warga yang masuk dan keluar pun akan diperiksa suhu tubuhnya, mencuci tangan dan wajib menggunakan masker," katanya.

Dari tiga pintu keluar yang ada, pihak RW pun hanya akan membuka satu akses pintu masuk dan keluar sehingga mobilitas warga terpantau.

Bahkan pihaknya pun juga melarang adanya warga di luar RW untuk masuk ke area lockdown.

"Kami belum tahu di lockdown sampai kapan. Nanti kita lihat perkembangan jika memang semua sudah sembuh artinya tidak ada yang terpapar mungkin lockdown akan dihentikan," ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Kemayoran Kompol Ewo Samono mengatakan pihaknya juga telah memasang stiker penanda jika penghuni rumah tersebut tengah menjalani isolasi dan dinyatakan reaktif Covid-19.

Selain menempelkan stiker Covid-19 di rumah warga yang terpapar, petugas juga menyemprotkan disinfektan dan membagikan sembako kepada warga yang terdampak. 

Baca juga: Cegah Klaster Baru, Kapolda Metro Jaya Siapkan 400 Dosis Vaksin Covid-19 di Lokasi Mikro Lockdown

"Jadi memang kita lockdown karena ada warga yang terpapar Covid-19. Di Kelurahan Sumur Batu sudah ada 34 orang yang positif Covid-19, yang tersebar dibeberapa RT termasuk di RW 03 ini," katanya.

Dikatakan Ewo, dengan di lakukannya langkah lockdown dapat mengurangi mobilitas warga setempat, sehingga penanganan Covid-19 di wilayahh ini dapat segera diatasi.

"Harapan kami dengan sudah dilakukan lockdown, virus Covid-19 tidak menjalar kemana mana. Warga yang terpapar corona sudah dievakuasi ke wisma atlet dan isolasi mandiri," ucapnya. (JOS).

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved