Breaking News:

Berita Nasional

Pasal Hina Presiden Disorot, Mahfud MD Bongkar Curhat Jokowi, Sering Dihina tapi Tak Pernah Melapor

Mahfud mengaku, sebelum ditunjuk menjadi menko, dia pernah menanyakan soal pasal penghinaan presiden tersebut kepada Jokowi.

Editor: Feryanto Hadi
Wartakotalive.com/Suprapto
Presiden Joko Widodo alias Jokowi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Menkopolhukam Mahfud MD menyebutkan, sejatinya usulan Pasal Tindak Pidana terhadap Martabat Presiden dan Wakil Presiden dalam RUU KUHP bukan perkara mendesak bagi presiden Joko Widodo secara pribadi.

Mahfud mengaku, sebelum ditunjuk menjadi menko, dia pernah menanyakan hal tersebut kepada Jokowi.

Lalu apa jawaban Jokowi?

Mahfud MD menyebut, saat itu Jokowi mengaku pengesahan pasal tersebut terserah kepada DPR.

Jokowi mengaku, dirinya sudah kerap dihina di media sosial namun tidak pernah mempermasalahkannya.

"Sebelum jadi Menko dan ada polemik perlu tidaknya pasal penghinaan kepada Presiden masuk KUHP saya menanyakan sikap Pak Jokowi. Jawabnya, "Terserah legislatif, mana yg bermanfaat bg negara. Kalau bagi saya pribadi, masuk atau tak masuk sama saja, toh sayasering dihina tapi tak pernah memperkarakan," tulis Mahfud MD di Twitter dikutip pada Rabu (9/6/2021)

"Jd menurut Pak Jokowi sbg Presiden "mau memasukkan atau tidak pasal penghinaan kepada Presiden ke KUHP putusannya terserah pembahasan di legislatif; pokoknya apa yang baik bagi negara", taip bagi Pak Jokowi sbg pribadi masuk atau tdk sama saja, sering dihina juga tak pernah mengadu/memperkarakan," timbuh Mahfud MD

Diberitakan sebelumnya, draf Rancangan Undang-Undang KUHP yang sudah beredar ditanggapi beragam oleh publik.

Salah satunya soal kebebasan berpendapat yang dinilai akan digembosi.

Dalam draf itu, diatur pula pasal-pasal terkait penghinaan terhadap presiden dan wakil presiden.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved