Breaking News:

Bisnis

Merger Gojek dan Tokopedia Menjadi GoTo Diprediksi Akan Sumbang Rp 300 Triliun Buat Perekonomian

GoTo diklaim kolaborasi usaha terbesar di Indonesia sekaligus kolaborasi terbesar dua perusahaan internet dan layanan media di Asia saat ini.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Dokumentasi Gojek
GoTo diklaim kolaborasi usaha terbesar di Indonesia sekaligus kolaborasi terbesar dua perusahaan internet dan layanan media di Asia saat ini. Kolaborasi Gojek dan Tokopedia. Gojek dan Tokopedia mengumumkan pembentukan GoTo, Senin (17/5/2021). Pembentukan Grup GoTo ini menghadirkan kombinasi layanan berupa e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi serta keuangan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gojek dan Tokopedia, dua perusahan teknologi unicorn di Indonesia, merger menjadi GoTo.

GoTo diklaim kolaborasi usaha terbesar di Indonesia sekaligus kolaborasi terbesar dua perusahaan internet dan layanan media di Asia saat ini.

Penggabungan tersebut diperkirakan menghasilkan entitas baru dengan valuasi mencapai US$ 40 miliar atau setara Rp 560 triliun.

Baca juga: Gojek dan Tokopedia Bikin Goto, Garda Ingin Perusahaan Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Ojol

Baca juga: Gojek dan Tokopedia Resmi Bentuk GoTo, Bisnis Kirim Barang, Makanan, Transportasi hingga Keuangan

Setelah merger, Gojek dan Tokopedia dikabarkan akan menjalankan initial public offering (IPO) di bursa saham Indonesia.

Besarnya basis konsumen, mitra, maupun penjual yang terlibat dalam aktivitas Gojek dan Tokopedia berdampak luasnya implikasi yang ditimbulkan aksi merger.

Seberapa besar dampak yang diberikan GoTo bagi perekonomian di Indonesia?

Fitur Jaminan Tepat Waktu Tokopedia wujud komitmen Tokopedia untuk #SelaluAdaSelaluBisa dalam mempermudah masyarakat mendapatkan kenyamanan lebih, termasuk mendapatkan barang pesanan tepat waktu.
Fitur Jaminan Tepat Waktu Tokopedia wujud komitmen Tokopedia untuk #SelaluAdaSelaluBisa dalam mempermudah masyarakat mendapatkan kenyamanan lebih, termasuk mendapatkan barang pesanan tepat waktu. (Dokumentasi Tokopedia)

Riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) menyebutkan, aksi merger ini menyumbangkan Rp 300 triliun atau 1,9 % - 2,1 % PDB.

GoTo juga akan menciptakan nilai ekonomi langsung sebesar Rp 17-34 triliun.

"Nilai ekonomi itu akan terjadi pada sektor perdagangan, komunikasi dan informasi, restoran, dan pendapatan rumah tangga," kata Chaikal Nuryakin, Tim Peneliti LPEM UI, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Setelah Bertransformasi Menjadi GoTo, Hypermart Perluas Kemitraan dengan Tokopedia

Baca juga: Kabar Gembira Buat Pet Lovers, JIPS x PetFest Kembali Hadir Di Tokopedia  

Chaikal Nuryakin menyampaikan hal tersebut dalam Webinar Dampak Merging Antara Platforms: Studi Kasus Gojek dan Tokopedia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved