Breaking News:

Pilkada 2020

Meminta Maaf ke Pendukung, Denny Indrayana Buka Opsi Gugat Hasil PSU Pilgub Kalsel ke MK

Pasangan Denny Indrayana-Difriadi Darjat membuka opsi menggugat hasil perolehan suara Pemilihan Suara Ulang Pilgub Kalsel ke Mahkamah Konstitusi.

Editor: Hertanto Soebijoto
Kompas.com
Pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Denny Indrayana-Difriadi Darjat membuka opsi menggugat hasil perolehan suara Pemilihan Suara Ulang Pilgub Kalsel ke Mahkamah Konstitusi. Foto dok: Denny Indrayana. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan telah berlangsung dengan lancar.

Meskipun hasil penghitungan angkanya masih sementara, namun diketahui pasangan Sahbirin Noor-Muhidin unggul dari pasangan Denny Indrayana-Difriadi Darjat.

Terkait hal itu, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Denny Indrayana-Difriadi Darjat membuka opsi menggugat hasil perolehan suara Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilgub Kalsel ke Mahkamah Konstitusi.

"Setelah berdiskusi dan bertukar pikiran dengan partai koalisi, relawan, dan kuasa hukum, kami memilih opsi mengajukan gugatan hasil PSU ke MK," ujar Denny didampingi Difriadi pada jumpa pers di Banjarbaru, Rabu (9/6/2021).

Ia mengatakan, opsi gugatan hasil PSU ke MK sudah dipertimbangkan matang dengan memikirkan besarnya dukungan dan amanah yang telah dititipkan masyarakat kepada mereka melalui Pilkada Kalsel.

Ditekankannya, besarnya dukungan dan amanah masyarakat itu akan terus diperjuangkan sampai titik darah penghabisan sehingga dipilih untuk menggugat hasil PSU yang angkanya masih bersifat sementara.

Baca juga: REAL Count KPU Pilkada 2020 di Kalsel, Gubernur Sahbirin Noor Kini Unggul Atas Prof Denny Indrayana

Baca juga: Denny Indrayana Terancam Digugat ke MK, Ajak Timnya Bersiap Hadapi Sengketa Hasil Pilkada 2020

"Kami meminta maaf kepada seluruh pendukung dan masyarakat Kalsel yang telah memilih kami. Amanah yang besar ini akan kami perjuangkan sesuai prinsip waja sampai kaputing berjuang hingga akhir," ungkapnya.

Dikatakannya, melalui gugatan yang akan disampaikan kembali ke MK terkait hasil PSU menjadi langkah terakhir dan apa pun hasil dan keputusannya akan dihormati sebagai hasil dari proses demokrasi.

"Setelah putusan MK nanti, apa pun hasil dan keputusannya akan kami terima dan tidak ada lagi proses lain yang direncanakan menjadi tahapan selanjutnya setelah keluarnya hasil sidang MK tersebut," kata dia.

Dijelaskannya, gugatan ke MK juga sebagai bentuk tanggung jawab untuk menjaga amanat yang dipercayakan masyarakat Kalsel sesuai pernyataan tidak ada transaksi dalam bentuk apa pun pasca-pemilihan suara ulang.

Baca juga: REAL Count KPU Hasil Pilkada 2020 Mengejutkan, Denny Indrayana Unggul atas Gubernur Sahbirin Noor

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved