Breaking News:

Berita Bogor

Komisaris SMEs Hub Indonesia, Rian D'Masiv Jumpa dengan Bima Arya, Jajaki Kerjasama Kembangkan UMKM

Komisaris SMEs Hub Indonesia, Rian D'Masiv Jumpa dengan Bima Arya, jajaki kerjasama kembangkan UMKM Kota Bogor. Bima Arya sebut 2 masalah UMKM.

Dok. Pemkot Bogor
Komisaris SMEs Hub Indonesia, Rian D'Masiv Jumpa dengan Bima Arya, Jajaki Kerjasama Kembangkan UMKM. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Komisaris SMEs Hub Indonesia, Rian D'Masiv jumpa dengan Bima Arya, Jajaki kerjasama kembangkan UMKM Kota Bogor.

Vokalis grup band D'Masiv, Rian Ekky Pradipta atau dikenal Rian D'Masiv membuat gebrakan. Sebagai komisaris SMEs Hub Indonesia, Rian ingin mengembangkan UMKM di Indonesia.

Salah satunya mengembangkan UMKM di Kota Bogor.

Sebab itu, sebagai salah satu platform UMKM, SMEs Hub Indonesia audiensi dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya di Pendopo VI, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa (8/6/2021).

Kedatangannya ingin menjajaki kerjasama dalam pengembangan UMKM.

CEO SMEsHub, Ginanjar menuturkan, pihaknya ingin menawarkan dan menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam memberdayakan UMKM.

“SMEs Hub merupakan platform untuk membantu memberdayakan UMKM, mulai dari edukasi, konsultasi, kurasi, inkubasi hingga transaksi dengan tujuannya ekspor, market global atau pasar dunia,” katanya yang didampingi Komisaris SMEs Hub, Rian D'Masiv.

Baca juga: Wali Kota Bogor Bima Arya Serukan Aksara Sunda Harus Go Digital, Pintu Gerbang Bagi Milenial

Selain itu kata dia, SMEs Hub memiliki kemampuan di publik figur dan endorse. Dengan modal tersebut bisa untuk mengakselerasikannya bagaimana caranya agar UMKM di Kota Bogor naik kelas ke tingkat global.

Menurut Bima Arya, rencana yang disampaikan platform SMEs Hub tidak jauh berbeda dengan Bogor Hitz.

Ia menilai keduanya bagus, tetapi harus dicari diferensiasinya. Bogor Hitz sendiri rencananya akan di launching pada Agustus mendatang.

Dia menekankan, saat ini zamannya kolaborasi, sehingga tidak bisa sendiri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki UMKM.

Baca juga: Blok F Trade Center Kota Bogor Miliki Aplikasi E-Kujang, Bima Arya Sampaikan Pesan Mendalam

Bima Arya menyimpulkan, ada dua persoalan utama yang dihadapi dalam mengembangkan UMKM di Kota Bogor, yakni sosialisasi dan kurasi.

“Potensi yang dimiliki UMKM itu besar, tetapi lumayan ribet karena sosialisasi, sehingga banyak yang masuk dan untuk kurasi standar yang ditetapkannya kita dihadapkan pada persoalan lain. Jika terlalu tinggi tidak ada yang bisa masuk, sementara kalau terlalu rendah juga tidak mutu,” katanya.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved