Keberatan Bosnya Dibilang Masih Lama Jadi Presiden, Politikus Demokrat Minta Yasonna Cabut Ucapan

Yasonna bercanda dengan menyebut bos Benny K Harman masih lama menjadi presiden karena masih muda.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Menkumham Yasonna Laoly melontarkan candaan dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, saat membahas pasal penghinaan presiden di RUU KUHP. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Santoso, anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat, meminta Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mencabut pernyataannya yang menyinggung Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Yasonna bercanda dengan menyebut bos Benny K Harman masih lama menjadi presiden karena masih muda.

"Saya ingin apa yang Pak Menteri sampaikan, yang menyatakan bos Pak Benny masih lama (menjadi presiden) itu supaya dicabut."

Baca juga: Penghina Kepala Negara Bisa Dibui 4,5 Tahun, Staf Presiden: Jangan Lagi Berdalih Kebebasan Demokrasi

"Saya sangat keberatan," ujar Santoso kepada Yasonna, dalam rapat kerja Komisi III DPR dengan Menkumham, Rabu (9/6/2021).

Menurut Santoso, Yasonna kurang tepat melontarkan pernyataan tersebut, karena yang bersangkutan juga adalah kader partai politik lain, yakni PDIP.

"Jadi kurang tepat juga menyampaikan hal itu, sehingga nanti akan menimbulkan friksi di tengah-tengah masyarakat."

Baca juga: 400 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca di DKI Kedaluwarsa Akhir Juni, Sebagian Batch CTMAV547

"Soal bos Pak Benny dan bos saya di tahun 2024 jadi atau tidak, biarlah roda sejarah yang akan mencatat itu," tegas Santoso.

Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir yang menjadi pimpinan rapat, mencoba menengahi dengan menyampaikan hal tersebut adalah candaan semata.

"Itu tadi kan konteksnya bercanda," kata Adies Kadir.

Baca juga: Menkumham Yasonna Laoly: Menghina Presiden Bukan Kebebasan, Itu Anarki

Setelahnya, Yasonna juga menegaskan pernyataannya hanyalah candaan dan mencabut pernyataannya serta meminta maaf.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved