Breaking News:

Berita Nasional

Faisal Basri Sebut Sesat Jika Berpikir Pemindahan Ibu Kota Bisa Atasi Ketimpangan Ekonomi

Faisal Basri jika dilihat pengeluaran dari pemerintah pusat dalam kondisi baik terus, tidak peduli ada krisis pandemi atau tidak

Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews.com
Faisal Basri 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -Ekonom senior Faisal Basri menilai pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur tidak akan bisa mengatasi ketimpangan ekonomi layaknya keinginan pemerintah. 

Menurut dia, ketimpangan ekonomi di era sekarang tidak bisa disempitkan justru karena pemerintah sendiri belum memperkuat daerah. 

"Apakah benar pembangunan ekonomi lebih merata gara-gara Ibu Kota diganti? Ya tidak benar, sesat, karena apa? Karena kalau kita lihat itu komitmen negara untuk mendorong penguatan daerah makin lama makin merosot di era Jokowi lagi-lagi," ujarnya dalam webinar, Rabu (9/6/2021). 

Dia menjelaskan, jika dilihat pengeluaran dari pemerintah pusat dalam kondisi baik terus, tidak peduli ada krisis pandemi atau tidak. 

Baca juga: Sempat Seret Nama Gibran, Dalam Sidang Terkuak Kemensos Arahkan Pesan Goodie Bag Bansos ke Sritex

Baca juga: Pemerintah Berencana Pajaki Sembako, Mardani: Langkah Panik Akibat Utang Menggunung

"Tapi, lihat transfer ke daerahnya praktis stagnan di era Jokowi ini. Ditambah dengan kenyataan bahwa hampir semua penerimaan negara itu dikuasai oleh pemerintah pusat Rp 2.000 triliun," kata Faisal. 

Sementara, Pendapatan Asli Daerah (PAD) seluruh provinsi cuma Rp 168 triliun dan PAD seluruh kabupaten kota hanya 127 triliun. 

"Kuncinya di sini ya, peningkatan kemampuan daerah untuk menggali sumber penerimaannya sendiri. Dengan cara apa? Menyerahkan sebagian pajak ini ke daerah, tidak dikendalikan oleh pusat," pungkasnya.

Lebih baik tingkatkan kualitas SDM

Begawan ekonomi Profesor Emil Salim menyinggung soal rencana pembangunan ibukota baru di Kalimantan ketika Indonesia diterjang badai pandemi.

Emil Salim mememinta agar pemerintah mengkaji kembali rencana tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved