Minggu, 12 April 2026

Vaksin AstraZeneca

DKI Optimalkan Nakes dan Vaksinator Antisipasi Vaksin AstraZeneca yang Bakal Kedaluarsa akhir Juni

Pemprov DKI Jakarta memaksimalkan sumber daya vaksinator yang ada untuk mempercepat proses vaksinasi merek AstraZeneca.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. Pemprov DKI Jakarta memaksimalkan sumber daya vaksinator yang ada untuk mempercepat proses vaksinasi, karena 400.000 vaksin AstraZeneca bakal kedaluarsa pada akhir Juni 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta memaksimalkan sumber daya vaksinator yang ada untuk mempercepat proses vaksinasi. Hal ini mengingat, 400.000 vaksin AstraZeneca bakal kedaluarsa pada akhir Juni 2021.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria optimistis proses vaksinasi AstraZeneca akan berjalan sesuai rencana.

Apalagi Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan tenaga 3.110 orang per hari dengan kapasitas penyuntikan mencapai 70.000 orang per hari.

Baca juga: Sudin Kesehatan Jakarta Pusat Kebut Percepatan Vaksinasi Merek Astrazeneca Jelang Masa Kadaluarsa

"Semuanya sudah diprogram Insyaallah kami dengan kemampuan jumlah nakes yang cukup baik dan jumlah tenaga vaksinator yang besar, kami berusaha untuk dapat memaksimalkan petugas mengoptimalkan penyerapan penyelenggaraan daripada vaksinasi," kata Ariza di Balai Kota DKI pada Selasa (8/6/2021) malam.

Dengan optimalisasi sumber daya yang ada, Ariza berharap tidak ada vaksin AstraZeneca yang terbuang sia-sia karena kedaluarsa. Di sisi lain, pemerintah daerah telah menyediakan 115 fasilitas yang tersebar di berbagai wilayah sebagai lokasi penyuntikan vaksin.

"Kami harapkan tidak ada vaksin yang kedaluarsa ya," ujarnya.

Seperti diketahui, sebanyak 400.000 dosis vaksin AstraZeneca yang didistribusikan untuk DKI Jakarta akan kedaluarsa pada akhir Juni 2021. Untuk mensiasati hal ini, dosis vaksin AstraZeneca dari Jakarta akan dikirim ke daerah lain yang sudah kehabisan stok, seperti di Bali.

Baca juga: BPOM Nyatakan Vaksin Covid-19 AstraZeneca Batch CTMAV547 Boleh Digunakan Lagi

Pelaksana Tugas Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu mendorong agar Dinkes DKI Jakarta dapat mempercepat vaksinasi. Menurut Maxi, jika Dinkes Pemprov DKI Jakarta dapat melakukan vaksinasi 30.000 dosis vaksin per hari maka sebanyak 400.000 vaksin Astrazeneca bisa dipakai sebelum masa kedaluarsa.

"Kalau di Jakarta kurang mampu kita kirim ke Bali. Bali sudah mau habis stok vaksinnya," ujar Maxi saat dihubungi, Selasa (8/5/2021), seperti dikutip dari Kompas.com.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved