Breaking News:

Bantah Sopir Bus Berhenti di Rel Kereta Diberikan Sanksi, Dirut Transjakarta: Itu Prosedur Standar

"Saat itu bus tidak mogok, mesin berfungsi normal, jalan, sopir enggak kemana-mana. Digas bannya slip, karena bantalan antara rel dan jalan itu lepas,

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Direktur Utama PT Transjakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo bersama jajaran menemui massa yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Muda saat aksi demo di kantor PT Transjakarta, Makasar, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, MAKASAR --- Insiden bus Transjakarta yang sempat terhenti di perlintasan rel kereta api di daerah Halimun, Jakarta Pusat viral di media sosial.

Lalu bagaimana nasib sopir yang membawa bus Transjakarta itu? 

Direktur Utama PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo membantah pihaknya menjatuhkan sanksi terhadap sopir bus terkait insiden yang sempat viral di media sosial itu. 

"Bukan sanksi, itu prosedur standar namanya berita acara 04. Setiap ada insiden berita acara 04 busnya dikembalikan terus diganti yang baru," kata Jhony, Rabu (9/6/2021).

Pada kesempatan tersebut sopir bus dimintai keterangan terkait insiden terhentinya bus dengan nomor bodi MYS 18194 rute Manggarai-Blok M (6M). 

Hasilnya diketahui insiden itu terjadi bukan akibat masalah mesin atau kelalaian sopir tapi karena bantalan rel kereta api yang terlepas dari jalan sehingga laju ban tertahan. 

"Nah berita acara 04 ini pemulangan sopir dan bus. Kan kita cegah, traumatik atau apa, dia kaget kena bel kereta dan sebagainya. Cuman hari itu saja," ujarnya.

Baca juga: Tanggapi Tudingan Bus Transjakarta Pakai Ban Vulkanisir, Begini Penjelasan Dirut Transjakarta

Selain itu insiden berhentinya bus di perlintasan rel bukan akibat mesin mogok.

Pada saat itu mesin berfungsi normal.

Hanya saja ban bus ada kendala saat di perlintasan.

Pasalnya setelah insiden itu bus yang berhasil didorong hingga keluar perlintasan, kembali bisa melaju normal dan membawa penumpang yang naik ke shelter Transjakarta sesuai rute armada.

"Saat itu bus tidak mogok, mesin berfungsi normal, jalan, sopir enggak kemana-mana. Digas bannya slip, karena bantalan antara rel dan jalan itu lepas," ucapnya.

Baca juga: Pasca Libur Lebaran Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi Melonjak Tiga Kali Lipat, Sehari 627 Kasus

Baca juga: Hotel Tempat Isolasi Penuh Pasien OTG, Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Lakukan Langkah Ini

Baca juga: Viral, Bocah Cilik Kendarai Motor Mini di Jalan Layang Boulevard Bintaro, Polisi Cari Identitasnya 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved