Kebakaran

Puntung Rokok Tak Pernah Dihadirkan, Hakim Diminta Bebaskan Terdakwa Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

Kubu para terdakwa juga meminta hakim menyatakan dakwaan JPU tidak terbukti.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Alex Suban
Petugas berusaha menyiramkan air ke arah atap gedung Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali melanjutkan persidangan kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung)

Persidangan beragendakan pembacaan duplik dari kubu enam terdakwa dari sektor pekerja tersebut.

Dalam sidang yang berlangsung di ruang 4, tim kuasa hukum para terdakwa mengatakan jaksa penuntut umum (JPU) tidak dapat membuktikan adanya aktivitas dari para terdakwa, yang kemudian memicu si jago merah berkobar di gedung utama.

Baca juga: Ziarah Keagamaan dan Tradisi Kupatan Jadi Penyebab.Lonjakan Kasus Covid-19 di Kudus

"Bara api rokok siapa yang menyebabkan kebakaran di antara 5 terdakwa, dan siapa terdakwa yang terakhir kali merokok," kata salah satu tim hukum, Made Putra Aditya Pradana, di lokasi, Senin (7/6/2021).

Tak hanya itu, Made mengatakan belum ada bukti rekaman kamera CCTV yang dapat membuktikan perbuatan para terdakwa yang masuk dalam kategori tindak pidana.

"Sehingga tidak dapat diketahui secara jelas, terang, dan nyata penyebab kebakaran gedung utama Kejagung dikarenakan nyala api dan atau bara api," jelasnya.

Baca juga: Gaduh Informasi Kemungkinan Tsunami di Jawa Timur, BMKG: Bedakan Mana Prediksi dan Potensi

Kubu para terdakwa juga meminta hakim menyatakan dakwaan JPU tidak terbukti.

"Penasihat hukum terdakwa tetap memohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara a quo agar dapat memberi putusan bebas kepada para terdakwa," beber dia.

Ditemui usai sidang, kuasa hukum lainnya, Ega Laksmana Triwira Putra, berharap hakim memberikan putusan dan membebaskan para kliennya dari segala tuduhan.

Baca juga: Jokowi Menang di PTTUN, Pemecatan Bekas Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty Sah Secara Hukum

Artinya, harus ada putusan yang seadil-adilnya bagi para terdakwa dalam perkara ini.

"Kami harap majelis hakim mengerahkan seluruh kemampuan akademiknya dalam memeriksa perkara aquo."

"Sehingga dapat memberikan putusan seadil-adilnya pada para terdakwa dan memutus bebas," ucap Ega.

Baca juga: 5 Simpatisan Rizieq Shihab Mengaku YouTuber, Live Report di Depan PN Jaktim Demi Naikkan Follower

Ega juga menyayangkan bukti berupa puntung rokok yang sejak awal sidang tidak dihadirkan.

"Seharusnya puntung rokok dari awal mereka melakukan penyelidikan dan penyidikan (hingga persidangan) bisa menghadirkan."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved