Breaking News:

Timnas Indonesia

Menpora Zainudin Amali Meminta Masyarakat untuk Terus Memberikan Dukungan kepada Timnas Indonesia

Menpora Zainudin Amali mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan kepada Timnas yang sedang berlaga di Dubai.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Abdul Majid
Menpora Zainudin Amali bersama dengan Ketum KONI Pusat Marciano Norman serta dokter Harry Papilaya di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (8/6/2021). 

Menurut Shin Tae-yong, wasit Ahmad Alali banyak melakukan keputusan yang tidak tepat.

Juru taktik asal Korea Selatan iitu menilai bahwa banyak keputusan wasit Ahmad Alali yang lebih menguntungkan Vietnam, sehingga membuat anak asuhnya susah mencetak gol.

“Saya ucapkan selamat kepada pelatih Park Hang-seo. Memang di babak pertama, kami bermain imbang. Tetapi, tiba-tiba diganti suasana oleh wasit,” kata Shin Tae-yong.

Baca juga: Takluk 4-0 Dari Vietnam, Shin Tae-yong Soroti Keputusan Wasit

Baca juga: Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong Punya Strategi Baru untuk Lawan Vietnam Malam Ini

Baca juga: Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong Punya Strategi Baru untuk Lawan Vietnam Malam Ini

“Saya pelatih yang merasakan Piala Dunia 2018. Jadi, kenapa bisa skor lebih jauh yang seharusnya tidak. AFC juga harus cek ulang soal ini (kinerja wasit), agar tidak terulang kedua kalinya,” ujar Shin Tae-yong.

Salah satu hal yang disoroti Shin Tae-yong, yakni keputusan wasit yang tak meniup peluit ketika pemain Vietnam handsball, sebelum akhirnya mencetak gol pertama.

Terlebih saat tertinggal tiga gol dan Indonesia yang harusnya dapat penalti, tetapi juga tak diberikan oleh wasit.

Menurut Shin Tae-yong, keputusan wasit membuat para pemainnya sulit untuk berkembang dan pertandingan semakin menjadi milik Vietnam.

"Kami kemasukan gol pertama di babak kedua. Gol itu memang dari wasit dan linesman salah ambil keputusan, karena itu kena tangan pemain Vietnam,” ucap Shin Tae-yong.

"Setelah itu pertandingan jadi sulit untuk kami. Setelah kemasukan tiga gol pun yang seharusnya kita dapat penalti tapi karena tidak dapat, akhirnya flow semakin ke Vietnam dan flow kami tidak ada sama sekali dan kami mengalami kekalahan,” pungkasnya.

Harus Bangkit

Terkait hasil itu, Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, tetap memberikan semangat kepada para pemain dan ofisial Timnas Indonesia.

Dia mengatakan bahwa pemain Garuda telah berjuang, namun Vietnam bermain lebih baik dan akhirnya keluar sebagai pemenang.

Baca juga: Ketum PSSI Mochamad Iriawan Beri Apresiasi Kepada Pemain dan Shin Tae-yong Usai Lawan Thailand

Baca juga: Gelandang UEA Ali Salmeen Siap Melawan Indonesia di Kualifikasi Grup G Piala Dunia 2022 Zona Asia

Baca juga: Takluk 4-0 Dari Vietnam, Shin Tae-yong Soroti Keputusan Wasit

"Kekalahan ini harus dievaluasi oleh tim pelatih dan dijadikan pelajaran, agar pada laga selanjutnya dapat meraih hasil positif. Pemain harus tetap fokus, disiplin, dan bangkit di laga terakhir melawan Uni Emirat Arab (UEA) nanti," kata Iriawan dikutip dari pssi.org.

Usai lawan Vietnam, Indonesia akan menghadapi UEA di Stadion Zabeel, Dubai, pada Jumat (11/6/2021) malam WIB.

Laga UEA menjadi pertandingan terakhir Indonesia di kualifikasi Grup E Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Tim Merah Putih sudah dipastikan tersingkir, karena ada di juru kunci dengan raihan satu poin.

Pada enam laga sebelumnya, Evan Dimas dan kawan-kawan mengalami lima kekalahan dan satu kali imbang.

Untuk menghadapi UEA, pemain Timnas akan melanjutkan pemusatan latihan di Dubai.

Iriawan selalu memberikan dukungan kepada pemain Timnas selama menjalani pemusatan latihan

Ditekan Sejak Awal

Turun dengan mengenakan jersey putih-hijau, Timnas Indonesia langsung tertekan sejak awal laga.

Vietnam yang kini berada di puncak klasemen Grup G  tampil percaya diri dan terus mengurung pertahanan Timnas Indonesia.

Beberapa peluang pun kerap mereka ciptakan hingga membuat kiper Nadeo jatuh bangun untuk menyelamatkan bola.

Evan Dimas dan kawan-kawan hanya bisa mengoptimalkan peluang melalui serangan balik.

Baca juga: Timnas Indonesia Kalah 0-4 Atas Vietnam, Ketum PSSI: Kekalahan Ini Harus Dievaluasi

Baca juga: Shin Tae-yong Trending dan Dibela Netizen saat Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 4-0, Kok Bisa?

Baca juga: Update Timnas Indonesia Vs Vietnam 0-3, Tim Garuda Kebobolan Dua Gol Dalam Waktu 6 Menit

Namun sayang di babak pertama, belum ada satupun peluang berbahaya yang mereka ciptakan.

Selain pertandingan berjalan dengan tensi tinggi, kedua tim juga menyajikan pertandingan keras.

Tak ayal pelanggaran-pelanggaran keras kerap terjadi pada laga ini. wasit mengeluarkan tiga kartu kuning pada babak pertama ini.

Dua kartu kuning untuk Indonesia dan satu kartu kuning untuk Vietnam.

Pada babak kedua, Indonesia mulai memasukan dua pemain pilarnya, yaitu Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.

Akan tetapi, dua pergantian tersebut tak membawa perubahan signifikan bagi permainan Garuda, terutama dalam segi serangan.

Vietnam yang kembali mengawali permainan dengan terus menyerang pada babak kedua, akhirnya bisa menciptakan gol pada menit ke-51 melalui Nguyen Tien Linh.

Gol dari Tien Linh membuat permainan Indonesia mulai agresif. Namun, Vietnam tetap bermain dengan santai.

Permainan cantik yang Vietnam tunjukkan dengan bola-bola pendeknya pun kembali berbuah gol.

Kali ini melalui lesatan keras Nguyen Quang Hai dari luar kotak penalti.

Dua gol membuat tim asuhan Shin Tae-yong terlihat tidak fokus khususnya saat bertahan.

Alhasil, lima menit berselang anak asuh Park Hang-Seo sukses mencetak gol ketiga melalui Nguyen Cong Phuong.

Tertinggal tiga gol, para pemain Timnas Indonesia bermain terbuka.

Terlebih saat Shin Tae-yong memasuki Saddam Gaffar dan Muhammad Rafli.

Masuknya du pemain di posisi depan itu juga tak membawa perubahan.

Bahkan, Vietnam kembali menggenapkan kemenangannya menjadi 4-0 pada menit ke-74.

Vu Van Thanh yang bergerak dari sisi kiri pertahanan Indonesia mampu melesatkan gol cantik.

Setelah itu, kedua tim terlihat mulai jual beli serangan.

Akan tetapi hingga wasit meniup peluit panjang tanda akhir pertandingan, skor 4-0 bagi kemenangan Vietnam masih tetap bertahan.

Kemenangan ini membuat Vietnam semakin Digdaya pada puncak klasemen Grup G dengan torehan 14 poin dan membuka peluang mereka lolos ke babak selanjutnya.

Sementara itu, kekalahan ini menambah daftar kekalahan Indonesia menjadi enam kali dari tujuh laga yang mereka lakoni dan tetap berada di dasar klasemen.

Pada laga selanjutnya Indonesia giliran menghadapi Uni Emirat Arab pada Jumat (11/6/2021).

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved