Breaking News:

Berita Bandung

Bahar bin Smith Ngaku Tak Minta Dibebaskan, Jaksa: Tuntutan 5 Bulan Penjara Sesuai Pertimbangan

Jaksa Kejati Jabar Sukanda mengatakan, tuntutan selama 5 bulan hukuman penjara diberikan karena terdakwa dan korban sudah saling memaafkan.

Editor: Hertanto Soebijoto
KOMPAS.com/AGIEPERMADI
Jaksa penuntut umum Sukanda dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat saat agenda sidang replik di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (8/6/2021), memastikan tuntutan terhadap terdakwa penganiayaan sopir taksi Bahar bin Smith sudah sesuai dengan pertimbangan fakta-fakta persidangan. Foto dok: Bahar Bin Smith tengah duduk di kursi pesakitan mendengarkan dakwaan jaksa di Pengadilan Negeri Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/2/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG -- Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menuntut terdakwa penganiayaan sopir taksi Bahar bin Smith 5 bulan hukuman penjara.

Sebelumnya, kuasa hukum Bahar bin Smith meminta kliennya dibebaskan dari hukuman. Sementara itu Bahar Smith sendiri mengaku tidak pernah meminta untuk dibebaskan.

Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat memastikan tuntutan terhadap terdakwa penganiayaan sopir taksi Bahar bin Smith sudah sesuai dengan pertimbangan fakta-fakta persidangan.

Jaksa Kejati Jabar Sukanda mengatakan, tuntutan selama 5 bulan hukuman penjara itu diberikan karena terdakwa dan korban sudah saling memaafkan, dan juga terdakwa sudah membayar kerugian kepada korban.

"Jadi, tuntutan 5 bulan bukan karena keraguan, melainkan karena objektivitas tim jaksa," kata jaksa Sukanda saat agenda sidang replik di Pengadilan Negeri Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Kasus Habib Bahar bin Smith Dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kota Bogor untuk Dilakukan Persidangan

Baca juga: Ini Kenyataan yang Disampaikan Kuasa Hukum Ulama Habib Bahar bin Smith dengan Sopir Taksi Online

Pada persidangan sebelumnya, Bahar Smith melalui kuasa hukumnya meminta agar dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan jaksa karena telah menempuh perdamaian dengan korban.

Namun, jaksa menilai permintaan untuk dibebaskan itu tidak bisa dilakukan.

Jaksa menyatakan tetap pada tuntutannya, yakni meminta hakim menjatuhkan hukuman 5 bulan penjara.

"Kami berpendapat berdasarkan fakta persidangan tidak ada alat bukti yang menjadikan terdakwa harus dibebaskan. Berdasarkan itu kami penuntut umum tetap pada tuntutan kami," kata jaksa.

Baca juga: Ulama Habib Bahar bin Smith Bakal Dimejahijaukan ke Pengadilan Negeri Kota Bogor

Sementara itu, Bahar Smith justru mengaku tidak meminta dibebaskan meski kuasa hukumnya telah menyampaikan permintaan itu pada sidang sebelumnya dengan agenda pembacaan nota pembelaan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved