Breaking News:

Berita Bogor

5 Prioritas Kabupaten Bogor untuk Menjadi Kabupaten Layak Anak

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen memberikan perlindungan optimal terhadap anak dan perempuan di wilayah ini

Wartakotalive/Hironimus Rama
Pemkab Bogor melakukan verifikasi lapangan hybrid Kabupaten Bogor Layak Anak (KLA), di Ruang Rapat Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Senin (7/6/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen memberikan perlindungan optimal terhadap anak dan perempuan di wilayah ini.

Komitmen ini tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Bogor dari tindakan kekerasan.

Terkait hal ini, Pemkab Bogor melakukan verifikasi lapangan hybrid Kabupaten Layak Anak (KLA), di Ruang Rapat Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Senin (7/6/2021).

Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Madya Kabupaten Bogor Deni Ardiana mengatakan verifikasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan perlindungan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Bogor, guna terwujudnya Kabupaten Bogor Layak Anak Kategori Nindya.

Baca juga: VIDEO Dikritik Kak Seto, Pemkot Tangsel Sebut Kasus Penganiayaan Tak Hapus Predikat Kota Layak Anak

Baca juga: Kasus Penganiayaan Anak di Serpong Utara Mencoreng Kota Tangsel Sebagai Kota Layak Anak

"Verifikasi evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak dilakukan sebagai upaya Pemkab Bogor dalam memberikan perlindungan dan hak-hak perempuan dan anak di Kabupaten Bogor," kata Deni, Selasa (8/6/2021).

Langkah ini sangat penting, karena negara dikatakan maju jika para generasi mudanya mendapatkan perlindungan secara baik, agar berprestasi sesuai mandat Kabupaten Layak Anak.

"Kegiatan ini juga sebagai upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak yang diklasifikasikan dalam lima klaster,” jelas Deni.

Menurutnya, ditengah pandemi Covid-19 perlindungan terhadap anak berkaitan dengan pemenuhan pendidikan yang berkualitas.

Pemkab Bogor melalui program Pancakarsa Bogor Cerdas telah membangun WIFI di 240 titik yang tersebar di 40 Kecamatan, sebagai upaya mempermudah aksesibilitas kebutuhan teknologi informasi untuk memperlancar pembelajaran daring selama pandemi Covid-19.

“Selain itu kami juga terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor, salah satunya pendidikan inklusif," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved