Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Zona Merah dan Oranye Covid-19, Kegiatan Warga di Fasum Hingga Tempat Wisata di Kota Depok Dilarang

Pemerintah Kota Depok terapkan pengetatan peraturan soal kegiatan warga, di fasilitas umum (Fasum), taman, hingga tempat wisata.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Ilustrasi virus corona: Pemerintah Kota Depok terapkan pengetatan peraturan soal kegiatan warga, di fasilitas umum (Fasum), taman, hingga tempat wisata. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -  Pemerintah Kota Depok terapkan pengetatan peraturan soal kegiatan warga, di fasilitas umum (Fasum), taman, hingga tempat wisata.

Diterapkannya pengetatan di fasum, taman hingga tempat wisata di Kota Depok itu, guna mencegah penyebaran Covid-19.

Pengetatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 tersebut, telah diatur dalam surat keputusan (SK) Wali Kota Nomor 443/222/Kpts/Dinkes/Huk/2021.

SK itu soal perpanjangan keenam pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara proporsional pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca juga: Cegah Terjadinya Lonjakan Covid-19, BNPB Pusat Siapkan 1.000 Relawan dari Bogor dan Depok

Baca juga: 8 Calon Sekretaris Daerah Depok Jalani Tes Kesehatan di RSUD Kota Depok

Baca juga: Lonjakan Pasien Sejak Libur Lebaran Belum Ada, Dinkes Depok Ingatkan Rumah Sakit Harus Tetap Siap

Kebijakan tersebut berlaku mulai berlaku pada 1-14 Juni 2021.

Dalam SK ini dijelaskan tentang upaya mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19 pada hari libur atau hari libur nasional tahun 2021.

Salah satunya Pemkot Depok kembali melakukan pembatasan dan pengetatan kegiatan masyarakat di fasilitas umum (fasum)/tempat wisata/taman.

"Masyarakat di fasilitas umum atau tempat wisata atau taman dengan menerapkan kewajiban yaitu penerapan screening test antigen atau genose untuk fasilitas berbayar atau lokasi wisata indoor,"

"Termasuk, penerapan protokol kesehatan secara ketat di fasilitas umum/lokasi wisata outdoor," jelas isi SK yang ditandatangani Wali Kota Depok Mohammad Idris dikutip dari situs resmi Pemkot Depok, Senin (7/6/2021).

Sedangkan untuk daerah yang berada di area zona oranye atau tingkat risiko sedang penyebaran Covid-19 dan zona merah atau tingkat risiko tinggi penyebaran Covid-19 turut diberlakukan sejumlah aturan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved