Breaking News:

Warganet Indonesia Terbelah Soal Konflik Israel Palestina, Pengamat: Itu Konflik Tanah, Bukan Agama!

Pengamat Internasional Arya Sandhiyudha mengomentari terbelahnya sikap warganet Indonesia terkait konflik Israel Palestina.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Desy Selviany
Pengamat masalah internasional Arya Sandhiyudha ditemui di Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Senin (7/6/2021) mengomentari sikap warganet Indonesia yang terbelah soal konflik Israel Palestina. 

WARTAKOTALIVE.COM, SENEN -Terjadi fenomena baru pada konflik Israel Palestina beberapa minggu lalu. Di Indonesia, muncul kelompok-kelompok yang justru menggaungkan pro pemerintahan Israel.

Fenomena itu terlihat kuat di media sosial. Bahkan ada tokoh-tokoh politik yang terkesan mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai angkat tangan dari konflik tersebut.

Hal itu kemudian menjadi perdebatan dan pertentangan di media sosial. Pertentangan muncul baik dari golongan pro kemanusiaan ataupun keagamaan.

Baca juga: Guru Besar UI: Konflik Israel-Palestina Sangat Kompleks, Multi Dimensi

Bukan tanpa sebab, pasalnya, sejak awal kemerdekaan, posisi Indonesia sudah sangat jelas mendukung kemerdekaan Palestina.

Hal itu juga yang membuat Indonesia tidak pernah memiliki hubungan diplomatik dengan pemerintah Israel.

Pengamat masalah Internasional Arya Sandhiyudha mengomentari hal tersebut.

Baca juga: Konflik Israel-Palestina Sudah Menelan 242 Korban Jiwa, Kantor HAM PBB Akan Gelar Sidang Khusus

Peraih doktor di bidang Ilmu Politik dan Hubungan Internasional dari Istanbul University itu menjelaskan musabab terpecahnya diskusi masyarakat tentang pro Palestina.

Menurut Arya, keterbelahan dukungan antara Palestina dan Israel pada masyarakat Indonesia tidak lepas dari literasi masyarakat Indonesia yang rendah.

"Jadi sepertinya kita tidak terima sumber literasi yang tidak lengkap. Sementara masyarakat barat secara literasi tinggi, apalagi di era media baru, jadi lebih cepat," jelasnya ditemui di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Minggu (6/6/2021).

Baca juga: UPDATE Terkini Konflik Israel Palestina, 220 Orang Tewas Dibombardir Zionis Israel Seminggu Ini

Bukan hanya literasi yang rendah, kata Arya, mayoritas sudut pandang masyarakat Indonesia dalam melihat konflik Palestina dan Israel juga salah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved