Breaking News:

Berita Jakarta

Wagub DKI Bantah Istimewakan Pesepeda Balap, Ariza: Tidak Ada Maksud Kami Menganakemaskan Road Bike

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tanggapi stigma masyarakat soal pemberian ruang khusus bagi pesepeda balap (road bike).

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Panji Baskhara
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Jalan layang non-tol (JLNT) relasi Kampung Melayu hingga Tanah Abang sedang dilakukan uji coba menjadi jalur khusus pesepeda balap (road bike), pada Minggu (23/5/2021). Saat uji coba tersebut seorang pesepeda meninggal dunia. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi stigma masyarakat soal pemberian ruang khusus bagi pesepeda balap (road bike) di Jalan Sudirman-Thamrin.

Politisi Partai Gerindra ini membantah, Pemprov DKI Jakarta telah memberikan hak istimewa ke pesepeda balap tersebut.

“Sekali lagi teman-teman tidak ada maksud dari kami Pemprov DKI untuk menganak-emaskan road bike."

"Semua tugas kami pemprov seperti yang kami sampaikan memberikan pelayanan terbaik bagi semua warga semua komunitas semua cabang olahraga,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Senin (7/6/2021) malam.

Baca juga: Diprediksi Penjualan Sepeda Hanya Lima Juta Unit di Tahun 2021, Berikut Ini Penjelasan Ketua Apsindo

Baca juga: Sempat Tenar Awal Pandemi Covid-19, Tahun Ini Penjualan Sepeda Turun, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Baca juga: Kenalkan IKM Sepeda ke Masyarakat, Menperin Kunjungi Pabrik Sepeda Kreuz di Bandung

Ariza berdalih, pemerintah menyediakan ruang khusus road bike karena minatnya sangat tinggi selama pandemi Covid-19.

Mereka tidak hanya menggunakan sepeda sebagai alat olahraga, namun alat transportasi dari rumah menuju tempat kerjanya.

“Untuk itu kami mencarikan solusi terbaik, pak gubernur sudah sejak awal bersama Mas Sandiaga Uno untuk memperluas dan memperlebar memperpanjang jalur sepeda,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ariza memberikan kesempatan kepada masyarakat yang mendukung maupun menolak soal lintasan khusus road bike untuk menyampaikan pendapatnya.

Dia berjanji akan mendiskusikan usulan tersebut dengan komprehensif bersama stakeholder lain.

“Inilah ruang demokrasi kita, kota Jakarta milik kita bersama semua boleh memberikan masukan rekomendasi kritik saran apapun."

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved