Berita Nasional

Viral Perpres Alpalhankam 2020-2024, Fadli Zon Bela Pemerintahan Jokowi Soal Belanja Alat Pertahanan

Viral Perpres tentang Alpalhankam 2020-2024, Fadli Zon Bela Pemerintahan Jokowi Soal Belanja Alat Pertahanan. Berikut Alasannya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Istimewa
Fadli Zon ungkap kekecewaan publik yang menebak hasil sidang MK dengan tepat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Viralnya rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pemenuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) tahun 2020-2044 memicu polemik disoroti Fadli Zon.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu menilai terdapat banyak pihak yang salah menilai tentang rencana pembelian alat pertahanan tersebut.

"Umumnya telah disalahpahami oleh banyak orang. Tak sedikit yang menilai kalau rencana strategis itu sebagai 'ambisius' dan 'tidak peka terhadap krisis yang tengah kita alami," ungkap Fadli Zon dalam siaran tertulis pada Senin (7/6/2021).

Dirinya menyebut sumber kesalahpahaman terdaoat tiga sumber kesalahpahaman.

Pertama, sebagian pihak hanya melihat total besaran anggarannya yang mencapai Rp 1,76 triliun, tetapi tidak memperhatikan skemanya.

Kedua, masyarakat melupakan pengadaan alat pertahanan tersebut merupakan proyek strategis untuk jangka waktu dua puluh lima tahun.

Terakhir, mereka yang menentang pengadaan alat pertahanan katanya lupa, semua itu barulah draf rencana Pemerintah.

Baca juga: Tertinggal, Ganjar Pranowo Susul Sandiaga Uno ke Borobudur

"Di luar tiga hal tadi, banyak orang juga lupa, jika saat ini kita berada di tahap akhir program Kekuatan Pokok Minimum, atau MEF (Minimum Essential Force), yang telah dimulai sejak 2009 silam," ungkap Fadli Zon.

MEF dijelaskannya merupakan program yang dirancang untuk memodernisasi kekuatan pertahanan Indonesia.

MEF dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu Tahap I (2009-2014), Tahap II (2014-2019), dan Tahap III (2019-2024).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved