Breaking News:

Pelanggaran Prokes

Rahmat Effendi Pertanyakan Sidak Omma Restaurant Tanpa Jajaran Tiga Pilar karena Melanggar Prokes

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mempertanyakan tidak adanya koordinasi saat petugas gabungan menyidak Omma Restaurant yang diduga milik anaknya.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rangga Baskoro
Sidak Omma Restaurant oleh Satgas Covid-19 Ahmad Alghozi dan pegiat sosial Adam Deni. (foto istimewa) 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mempertanyakan tidak adanya koordinasi dari orang yang mengaku dari Satgas Covid-19 BNPB bernama Ahmad Alghozi, dan pegiat media sosial Adam Deni ke Omma Restaurant, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Sabtu (5/6/2021) lalu.

Padahal menurut Rahmat, seharusnya mereka telebih dahulu menghubungi jajarannya untuk menghindari dan mengantisipasi terjadinya bentrokan.

"Koordinasinya sama siapa? Harusnya dia itu kan koordinasi dengan kapolres koordinasi, dengan satgas kita koordinasi," kata Rahmat.

Namun demikian, Rahmat memastikan bahwa tak ada tebang pilih dalam pelaksanaan penindakan protokol kesehatan yang dilakukan oleh para pelaku usaha tempat hiburan malam (THM).

Baca juga: Polisi Dalami Dugaan Pelanggaran Prokes di Acara Joget Dangdut Dewi Perssik di Kudus

"Kalau sekarang persoalannya, ternyata ada yang dilanggar, jangankan lagi wali kota mungkin, pejabat tinggi lainnya juga pun silahkan disesuaikan dengan ketentuan," ucapnya.

Oleh sebab itu, mereka langsung menindaklanjuti sidak tersebut dengan penyegelan lokasi pada Minggu (6/6/2021).

"Sudah disegel, tiga hari sesuai dengan perda-nya," ungkap Rahmat.

Sebelumnya, jejaring sosial milik pegiat sosial Adam Deni ramai diperbincangkan netizen lantaran komentar pedas yang ditunjukannya kepada Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Akun Adam Deni @adngrk mengunggah video berdurasi 16 detik yang berisikan informasi kerumunan pengunjung di Omma Restaurant yang terletak di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Baca juga: Rizieq Shihab: Kasus Hanya Pelanggaran Prokes, tapi Saya Diperlakukan Seperti Tahanan Teroris

Unggahan yang diposting pada Minggu (6/6/2021) lalu, menunjukkan para pengunjung restoran melanggar protokol kesehatan pada acara bertajuk 'Funk'in Friday' yang digelar di kafe tersebut pada 28 Mei 2021 lalu.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved