Breaking News:

Berita Nasional

Muannas Alaidid Minta Polisi Tindak Tegas Babe Haikal soal Cuitan Pembatalan Ibadah Haji

Muannas menilai, Haikal Hassan Baras atau Babe Haikal sudah menyebarkan berita bohong terkait beberapa pertanyaan yang diajukan tersebut.

Editor: Feryanto Hadi
Instagram @kopibabehaikalshow
Ustaz Haikal Hassan atau Babe Haikal 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Muannas Alaidid meminta kepolisian untuk menindak tegas penceramah Hassan Baras.

Sebelumnya, Haikal Hassan atau Babe Haikal mencuit soal sejumlah pertanyaan mengenai kegagalan ibadah haji untuk jemaah Indonesia.

Muannas menyebut, Babe Haikal sudah menyebarkan berita bohong terkait beberapa pertanyaan yang diajukan tersebut.

"Sudah menumpuk laporan polisi Haikal Hassan dari sebutan habib kafir sampai mimpi ketemu rosul semua masih berproses, belum selesai berulah lagi menyebarkan berita bohong. sudah saatnya dia ditindak tegas, saya diblok cc in ke dia biar gak semakin tersesat @DivHumas_Polri," tulis Muannas Alidid di Twitter, Minggu (6/6/2021)

Baca juga: Alhamdulillah, Harta Gus Yaqut Bertambah Rp10 Miliar dalam 21 Bulan, Punya 6 Bidang Lahan

Baca juga: Mahfud MD Berniat Angkat Novel Baswedan Jadi Jaksa Agung, Ferdinand Marah, Ungkit Kasus Sarang Walet

Babe Haikal minta maaf

Haikal Hassan Baras akhirnya meminta maaf terkait kicauannya di Twitter yang mengkomentari tentang pembatalan ibadah haji Indonesia.

Saat itu, Haikal Hassal alias Babe Haikal sempat melontarkan sejumlah pernyataan terkait batalnya ibadah haji jemaah asal Indonesia.

Bahkan, Haikal menyinggung tentang beberapa kemungkinan pembatalan.

Cuitan Haikal Hassan sempat ramai jadi bahasan di media sosial, khususnya oleh para pegiat media sosial seperti Denny Siregar, Eko Kuntadhi dan banyak lagi.

Baca juga: Ade Armando Bela Eko Kunthadi yang Akan Dipolisikan Ustaz Adi Hidayat terkait Dugaan Fitnah Donasi

Baca juga: Bela Eko Kuntadhi, Guntur Romli Minta UAH Jangan Baper: Tunjukkan Saja Bukti Transfernya

Alhasil, Haikal Hassan mendapatkan 'serangan massif' dari para pengikut para pegiat media sosial itu.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved