Breaking News:

Virus Corona

LONJAKAN Pasien Covid-19 di Bandung Mengkhawatirkan, Rumah Sakit dan Tenaga Medis Nyaris Kolaps

Lonjakan kasus Covid-19 di Bandung setelah musim libur Lebaran 2021 mencapai taraf mengkhawatirkan.

Editor: Max Agung Pribadi

Adapun langkah antisipasi yang diberikan Yana ialah melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di kewilayahan.

"Kalau saya sih kuncinya pada PPKM mikro. Sebab, RT dan RW yang tahu betul warganya apakah mereka mudik atau tidak. Jadi, ketika ketahuan ada yang mudik atau tak ada selama beberapa hari bisa langsung diisolasi," katanya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Tertinggi ada di Kabupaten Kudus, Begini Cara Kapolri dan TNI Mengatasinya

Ketika disinggung masalah infrastruktur pelayanan kesehatan, Yana menegaskan Kota Bandung sudah mempersiapkan segala halnya dan berharap persiapan-persiapan itu tak terpakai.

"Mudah-mudahan, sih, infrastruktur kesehatannya tak terpakai. Tapi, tren sudah mau tembus ke angka 80 persen, saya merasanya ngeri. Bismillah jangan sampai melonjak lebih parah. Dan kami sudah minta rumah sakit untuk tambah tempat tidur bagi pasien positif," katanya.

Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr Ahyani Raksanegara menjelaskan, bahwa maksud dari situasi kolaps tersebut, adalah ketidakmampuan fasilitas kesehatan untuk dapat memberikan layanan kepada masyarakat secara maksimal, akibat beban pertumbuhan kasus yang terus bertambah. 

Baca juga: Angka Kasus Tinggi, Satgas Covid-19 Gelar Vaksinasi Massal di Desa Wanajaya Cibitung

"Jadi maksudnya kondisi itu (kolaps) bisa terjadi, apabila penyebaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus tidak terkendali, lonjakan kasus terus terjadi, maka ada risiko terganggunya pelayanan kesehatan akibat beban besar yang terus bertambah," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Minggu (6/6/2021).

Ahyani menuturkan, upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di masyarakat pun telah dilakukan selama ini melalui benteng pertahanan secara berlapis.

Di mana pada lapis pertama adalah kepatuhan dan kedisiplinan setiap individu terhadap protokol kesehatan.

Baca juga: Amerika Serikat Gratiskan Jutaan Dosis Vaksin Covid-19 kepada Sejumlah Negara

Kemudian lapis kedua adalah dilakukannya testing, penelusuran kontak erat atau tracing, dan tindak lanjut perawatan pada pasien Covid-19 atau Treatment, dengan memisahkan pasien melalui isolasi atau karantina mandiri, serta lapis berikutnya adalah pelaksanaan vaksinasi covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved