Breaking News:

Sepeda

Kenalkan IKM Sepeda ke Masyarakat, Menperin Kunjungi Pabrik Sepeda Kreuz di Bandung

Februari lalu, Kemenperin telah menyerahkan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Sertifikat Standar Nasional Indonesia untuk PT Kreuz Bike Indonesia.

Kementerian Perindustrian
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua dari kanan) dalam kunjungan kerjanya ke PT Kreuz Bike Indonesia di Bandung, Jumat (4/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG -- Usaha Kementerian Perindustrian untuk mengangkat Industri Kecil Menengah (IKM) ke kancah global tak main-main.

Sebut saja IKM sepeda lokal Kreuz yang membuat produknya di Bandung di dorong untuk makin melebarkan sayapnya ke pasar internasional.

Pada Februari lalu, Kemenperin telah menyerahkan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI) untuk PT Kreuz Bike Indonesia, pemilik merek dagang sepeda lipat Kreuz.

Video: Pesepeda Roadbike Boleh Lintasi JLNT di Akhir Pekan

"Dengan memiliki SNI, menunjukkan bahwa produk sepeda Kreuz sudah terjamin kualitasnya dan memenuhi standar dari pemerintah, dalam rangka memberi jaminan keamanan dan keselamatan bagi penggunanya," ungkap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam kunjungan kerjanya ke PT Kreuz Bike Indonesia di Bandung, Jumat (4/6/2021).

Kreuz merupakan IKM produsen sepeda lipat di Bandung yang mengembangkan produksi sepedanya di tahun 2019.

Baca juga: Ini Alasan Dinas Perhubungan DKI Izinkan Sepeda Road Bike Gunakan JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang

Baca juga: Anies Sebut Keberadaan Jalur Sepeda Ingatkan Warga tentang Jalan Raya Milik Semua

Awalnya hanya untuk sarana display produk tas, namun terdapat demand untuk frame sepeda, sehingga Kreuz memulai RnD yang berlanjut hingga memproduksi frame dan melayani perakitan sepeda mulai Maret 2020.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung upaya IKM sepeda tersebut yang sejalan dengan peningkatan daya saing industri nasional.

Kunjungan Menteri Perindustrian yang dilakukan Jumat lalu untuk meninjau kinerja IKM sepeda Kreuz, serta mengenalkan kepada masyarakat Indonesia bahwa produk buatan Indonesia juga mempunyai kualitas yang tak kalah kerennya dengan produk impor.

"Saya harap sepeda Kreuz sebagai produk lokal dapat menjadi motivasi dan memberi semangat bagi pelaku usaha IKM sepeda lokal lainnya untuk terus meningkatkan kualitas dan mengibarkan sayapnya dalam persaingan global," tutur Agus.

Baca juga: Anak Buah Jokowi Apresiasi Kebijakan Anies soal Penyediaan Jalur Sepeda

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih menyampaikan, saat ini Kreuz telah menjalin kerja sama dengan PT Perkakas Rekadaya Nusantara (PRN), yaitu perusahaan produsen mesin perkakas dan komponen di Subang, dalam pembuatan engsel.

"Diharapkan kerja sama ini dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi sepeda Kreuz," terang Gati.

Owner Kreuz Yudi Yudiantara menyampaikan hingga kini sudah ada pemesanan sepeda lipat yang akan diproduksi hingga tahun 2023.

Kini, produsen sepeda asal Bandung tersebut mampu terus meningkatkan produksinya, dari awalnya 10-15 unit sepeda lipat per bulan menjadi 160 unit per bulan, dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 15 orang.

Baca juga: Anies Dorong Pelaku Usaha Beri Insentif kepada Karyawan yang Kerja Naik Sepeda

"Meningkatnya produksi didorong oleh naiknya permintaan terhadap sepeda buatan dalam negeri. Ini juga merupakan pengaruh dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang diinisiasi oleh Pemerintah, katanya. Tidak hanya di pasar dalam negeri, permintaan sepeda lipat Kreuz juga datang dari beberapa negara, antara lain Singapura, Malaysia dan Australia," jelas Yudy. (Lita Febriani)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved