Breaking News:

DKI Izinkan Road Bike Melintas di JLNT Casablanca dan Sudirman-Thamrin, Disebut Kebijakan Liar

Meskipun kebijakan road bike boleh melintas di ruas jalan itu pada jam tertentu, namun disebut sebagai kebijakan liar.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
Instagram @goshow.cc
Pengendara sepeda motor mengacungkan jari tengah diduga karena kesal dengan rombongan pengendara road bike yang menghalangi jalan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan kepolisian mengeluarkan kebijakan bahwa pesepeda road bike diperbolehkan melintas di jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu - Tanah Abang dan Jalan Sudirman-Thamrin.

Meskipun kebijakan road bike boleh melintas di ruas jalan itu pada jam tertentu, namun disebut sebagai kebijakan liar.

Pasalnya diperbolehkannya pesepeda road bike tersebut tidak ada dasar aturannya.

Baca juga: Kisah Wanita di Lebak, Wajahnya Digergaji Suami karena Menolak Diajak Mandi Bareng saat Bulan Puasa

Baca juga: Detik-detik Pria Berambut Gondrong Ditangkap karena Pukul Polisi Saat Razia Prokes di Solo

Baca juga: Pengamat Sebut Pantas Elektabilitas Anies Kalahkan Prabowo, karena Kerap Jadi Subjek Pemberitaan

"Kebijakan diskriminatif tersebut harus segera dihentikan agar tidak menimbulkan kekacauan dan menjadi preseden buruk dalam penegakan aturan lalu lintas," kata Azas Tigor Nainggolan, Analis Kebijakan Transportasi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/6/2021).

Pihak kepolisian Polda Metro Jaya dan Pemprov Jakarta, lanjutnya, harus hentikan kebijakan liar tersebut juga akan membahayakan pesepeda itu sendiri.

Tidak boleh pihak kepolisian mendukung kebijakan liar dan harus menegakan aturan yang sudah ada.

"Cara membuat kebijakan yang luar seperti ini juga diskriminatif serta akan merusak citra pesepeda secara umum. Akibat ulah pembuatan oleh kepolisian dan kebijakan liar oleh Pemprov Jakarta ini akan membuat publik marah kepada pesepeda secara umum," katanya.

Padahal, lanjut Azas yang merusak itu adalah pihak kepolisian Polda Metro Jaya, pemprov Jakarta dan segelintir pesepeda road bike yang tidak mau menjalankan UU nomor: 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca juga: LOWONGAN KERJA Tenaga Kesehatan Pemprov DKI, Gaji Mencapai Rp15 Juta, Ini Syarat dan Cara Daftar

Baca juga: VIDEO Polisi Bubarkan Acara Wisuda SMA Negeri di Mojokerto, Siswa Kebingungan

Baca juga: Wanita di Semarang Berhasil Lolos dari Pemerkosaan karena Shareloc WA, Pelaku Langsung Diamuk Massa

Penempatan pesepeda road bike di JLNT dan jln Sudirman Thamrin adalah melanggar pasal 122 dan 229 UU no: 22 tahun 2009.

"Mari pihak kepolisian Polda metro jaya tegakan aturan, dan hukum pesepeda road bike yang tidak mau bersepeda pada jalur sepeda yang sudah disiapkan di sisi kiri jalan raya," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved