Breaking News:

Pemkot Bekasi Surati Pengembang Grand Kota Bintang, Desak Segera Kembalikan Alih Fungsi Sungai

"Jadi tindak lanjut dari kunjungan Menteri  ATR (Agraria dan Tata Ruang), serta Menteri PUPR, terkait dengan penanganan banjir DAS Kali Cakung,"

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Warta Kota
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendatangi kawasan bisnis Grand Kota Bintang, di Jalan Kalimalang, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Rabu (27/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN -- Pemerintah Kota Bekasi mendesak pengembang kawasan komersil Grand Kota Bintang untuk segera melakukan pengembalian alih-fungsi sungai.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi Arief Maulana, sebagai tindak lanjut penanganan banjir daerah aliran sungai (DAS) Kali Cakung.

Untuk merealisasikan harapannya itu, Arief Maulana mengatakan, pihaknya telah menggelar sejumlah rapat bersama pihak pengembang dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Jadi tindak lanjut dari kunjungan Menteri  ATR (Agraria dan Tata Ruang), serta Menteri PUPR, terkait dengan penanganan banjir DAS Kali Cakung," kata Arief, Sabtu (5/6/2021).

Hasil dari kunjungan itu lanjut Arief, pengembang Grand Kota Bintang telah melakukan pelanggaran tata ruang dengan memindahkan aliran air DAS Kali Cakung.

Pemindahan aliran air ini bertujuan, guna memaksimalkan lahan untuk kepentingan pembangunan kawasan komersil lalu berdampak pada penyempitan sungai.

"Adapun upaya dari Pemkot Bekasi segera lakukan tindak lanjut dengan melakukan rapat pembahasan dan konsultasi teknis dengan instansi terkait serta melibatkan pihak PT Kota Bintang Rayatri (pengembang)," jelasnya.

Sungai Cakung yang mengalami penyempitan akibat pelanggaran tata ruang yang dilakukan pengembang Grand Kota Bintang, Bekasi. Menteri ATR Sofyan Djalil meminta pengembang untuk mengembalikan fungsi Sungai Cakung, Rabu (27/1/2021).
Sungai Cakung yang mengalami penyempitan akibat pelanggaran tata ruang yang dilakukan pengembang Grand Kota Bintang, Bekasi. Menteri ATR Sofyan Djalil meminta pengembang untuk mengembalikan fungsi Sungai Cakung, Rabu (27/1/2021). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Setelah rapat teknis, pengembang Grand Kota Bintang wajib mengembalikan aliran air DAS Kali Cakung agar fungsinya kembali seperti semula.

Pemkot Bekasi kata Arief, sudah menyurati PT Kota Bintang Rayatri agar segera melakukan kegiatan pengembalian fungsi sungai DAS Kali Cakung.

"Pemkot Bekasi telah menyurati PT Kota Bintang Rayatri agar segera melaksanakan pemulihan fungsi alur Sungai Cakung di Kawasan Grand Kota Bintang," kata Arief.

Baca juga: Jadi Tempat Berkumpul Warga, Taman Pintar di Kayu Putih Juga Ditutup Hingga Mikro Lockdown Selesai

Baca juga: Pemberian Vaksin di 98 RW Kumuh di Jakarta Pusat Terus Dilakukan, Total Sudah 22 Ribu Warga Disuntik

Baca juga: Khawatir Munculkan Klaster Baru Covid-19, Pemkot Depok Tak Gelar Pembelajaran Tatap Muka Skala Besar

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved