Breaking News:

Kerjasama Pemkab Bogor dengan Empat Instansi Termasuk Optimalkan Potensi Wisata dan Ratusan Curug  

“MoU juga dilakukan untuk mengoptimalkan potensi wisata alam curug, karena ada 110 curug yang ada di lahan milik Perhutani," pungkas Ade.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Bupati Bogor Ade Yasin dan Wakil Bupati Iwan Setiawan mencanangkan program Pancakarsa dalam membangun Kabupaten Bogor. 

WARTA KOTA, PALMERAH --- Pemerintah Kabupaten Bogor mencanangkan program Pancakarsa dalam membangun wilayah Kabupaten Bogor.

Pancakarsa terdiri dari Bogor Membangun, Bogor Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Maju, dan Bogor Berkeadaban.

Sebagai bentuk implementasi Program Pancakarsa Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Ade Yasin, melakukan tanda tangan MoU atau Perjanjian Kerjasama dengan empat instansi.

Pertama, Pemkab Bogor menjalin kerjasama dengan Dirjen Konservasi SDA dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk mewujudkan Karsa Bogor "Maju dan Membangun".

Kedua, MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor untuk mewujudkan "Karsa Bogor Membangun".

Ketiga, MoU dengan PT. Antam tentang Pengembangan Kawasan Geopark Nasional Pongkor untuk mewujudkan "Karsa Bogor Membangun".

Keempat, Perjanjian kerja sama antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor dengan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor untuk mewujudkan "Karsa Bogor Membangun".

Bupati Bogor Ade Yasin, mengatakan, perjanjian kerjasama dengan Kementerian Lingkunvan Hidup dilakukan untuk  memperkuat sinergi dalam upaya penguatan fungsi kawasan hutan konservasi dan pengembangan destinasi wisata alam khususnya kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

"Kerjasama ini dapat memperkuat sinergi kita dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati secara berkelanjutan sekaligus pengembangan pariwisata alam berbasis pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan ekonomi akibat pandemi," ujar Ade, Sabtu (5/6/2021).

Sementara penandatanganan MoU dengan BPJS ketenagakerjaan dilakukan untuk  optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Bogor.

"Teknisnya berupa pengajuan perijinan/non perijinan tertentu di DPMPTSP yang mensyaratkan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan untuk memberikan kepastian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja di Kabupaten Bogor," ungkapnya.

Selanjutnya, Ade yasin menambahkan, perjanjian kerjasama juga pernah dilakukan dengan Dirjen Konservasi SDA dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, beberapa waktu lalu di wilayah Bogor Barat terkait pemanfaatan lahan seluas 42 hektar bekas lahan tambang liar untuk dialihfungsikan dan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.

“MoU juga dilakukan untuk mengoptimalkan potensi wisata alam curug, karena ada 110 curug yang ada di lahan milik Perhutani," pungkas Ade.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved