Breaking News:

Bedeng Liar

Satpol PP Tangsel Tinjau Bedeng Liar di Perumahan Puri Madani II yang Meresahkan Warga

Petugas Satpol PP Tangerang Selatan akhirnya menyambangi bedeng liar yang ada di perumahan Puri Mardani II, Pondok Cabe Ilir, Jumat (4/6/2021).

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rizki Amana
Keberadaan bangunan liar di tengah permukiman penduduk membuat resah warga lingkungan RT 01, dan 02, RW 12 Perumahan Puri Mardani Jalan Griya Mulatama, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat aktifitasnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Sejumlah bedeng liar yang menjamur di permukiman warga di Jalan Geriya Mulatama, Perumahan Puri Madani II, RT 2/12, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), yang meresahkan dan mengancam kesehatan warga, akhirnya ditinjau dan disambangi puluhan petugas Satpol PP Tangerang Selatan, Jumat (4/6/2021).

Sempat terjadi perbincangan antara pemilik bedeng liar dan penjaga lahan dengan petugas.

Pemilik bedeng dan penjaga lahan mengakui bahwa bedeng liar yang berdiri di lahan seluas sekitar setengah lapangan bola itu, dibangun tanpa izin warga sekitar.

Mereka akhirnya meminta ruang mediasi dengan warga kepada petugas Satpol PP.

Baca juga: Bedeng Liar di Perumahan Puri Madani II Pondok Cabe Ilir, Tangsel Ancam Kesehatan Warga

Anehnya kedatangan Satpol PP Tangerang Selatan ke sana bukan memberi peringatan keras dan pemahaman ke pemilik bedeng bahwa keberadaan mereka ilegal dan mengancam kesehatan warga.

Tetapi mereka justru membuka ruang mediasi antara pemilik bedeng liar dengan warga yang selama ini dizolimi.

Padahal sudah sangat jelas keberadaan bedeng-bedeng yang tanpa izin itu, membuat perumahan menjadi kumuh dan limbahnya mengotori lingkungan.

"Kami akan mengundang penanggung jawab lahan dan pemilik bedeng usaha, untuk bertemu dengan perwakilan warga sekitar. Kami akan jadwalkan waktu mediasinya," ujar Yanto, koordinator tim lapangan Satpol PP Tangsel.

Menurut Yanto, mediasi dilakukan agar tak terjadi konflik horisontal antara warga sekitar dengan pemilik bedeng.

"Diharapkan dengan mediasi nanti, akan ada titik temu nantinya," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved