Bantah Bikin Daftar Pegawai KPK yang Harus Diwaspadai, Firli Bahuri Mengaku Tak Punya Kepentingan

Dia menyebut, semua pimpinan hingga pegawai KPK memiliki hak yang sama untuk ikut seleksi tes wawasan kebangsaan.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Ketua KPK Firli Bahuri membantah membuat daftar 75 pegawai KPK agar tidak diluluskan dalam tes wawasan kebangsaan (TWK). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membantah membuat daftar 75 pegawai KPK agar tidak diluluskan dalam tes wawasan kebangsaan (TWK).

"Apa kepentingan saya membuat list orang?" Kata Firli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Firli mengatakan, 75 pegawai KPK yang tak lulus TWK tak ada kaitan dengan dirinya.

Baca juga: Setelah Setahun Lebih Harun Masiku Buron, KPK Akhirnya Minta Interpol Terbitkan Red Notice

Dia kembali menegaskan, tidak ada kepentingan untuk tak meluluskan ke-75 pegawai KPK.

"Enggak ada kaitannya, orang lulus itu karena dia sendiri."

"Orang lulus enggak lulus itu karena dia sendiri, bukan karena kami," ucapnya.

Baca juga: Pilpres 2024 Masih Jauh, Relawan Jokowi Mania Sudah Galang Dukungan untuk Ganjar Pranowo

Firli kembali mengatakan, tuduhan yang beredar itu tidak benar.

Dia menyebut, semua pimpinan hingga pegawai KPK memiliki hak yang sama untuk ikut seleksi tes wawasan kebangsaan.

"Ya silakan informasi Anda, tetapi seluruh pimpinan KPK, pegawai KPK memiliki hak yang sama untuk ikuti tes seleksi wawasan kebangsaan, hasilnya seperti itu. Oke?" Tuturnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kudus Melonjak, Ganjar Pranowo: Saya Seperti Guru BP, Jewer Anak Nakal Satu-satu

Sebelumnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan membeberkan, Ketua KPK Firli Bahuri pernah membuat daftar nama-nama pegawai KPK yang diwaspadai.

Novel menegaskan, pembuatan daftar nama itu dilakukan Firli saat dirinya baru saja menjabat Ketua KPK.

Adapun pernyataan itu dikatakan Novel saat duduk sebagai bintang tamu dalam tayangan Mata Najwa episode 'KPK Riwayatmu Kini' dari channel YouTube Narasi.

Baca juga: Pimpinan KPK Ogah Cabut SK Penonaktifan 75 Pegawai KPK, Ini Alasannya

Dalam penjelasannya, Novel mengaku dirinya mendapat bocoran dari beberapa pimpinan KPK yang lain terkait list nama para pegawai lembaga antirasuah itu.

"Bahwa katanya (anggota pimpinan KPK) Ketua KPK pernah menunjukkan nama-nama, atau bahkan memberikan daftar nama-nama."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved