Breaking News:

Ibadah Haji

Amphuri Sebut Keputusan Tak Memberangkatkan Haji Tahun ini Dinilai Tepat

Jika pun pemerintah Indonesia diberi kuota haji oleh pemerintah kerajaan Saudi Arabia, kemungkinan besar pun jamaah haji tidak bisa berangkatkan.

Sekjen Amphuri M Faried Aljawi menyatakan, keputusan Pemerintah untuk tidak memberangkatkan haji tahun 2021 dinilai cukup tepat. Foto ilustrasi: Jamaah haji saat berdoa di Arafah. (hajiplus.id) 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR -- Sekretaris Jenderal Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) M Faried Aljawi menyatakan, keputusan Pemerintah untuk tidak memberangkatkan haji tahun 2021 dinilai cukup tepat.

"Kalau menurut saya, sudah benar langkah pemerintah Indonesia (batalkan pemberangkatan jemaah haji) itu," katanya Faried Aljawi, Jumat (4/6/2021). 

Dikatakan Faried, jika pun pemerintah Indonesia diberi kuota haji oleh pemerintah kerajaan Saudi Arabia, kemungkinan besar pun jamaah haji tidak bisa berangkatkan.

Sebab, waktu normal keberangkatan terbilang cukup mepet.

Baca juga: Peniadaan Keberangkatan Ibadah Haji, Travel di Kota Bekasi Akomodasi Pengembalian Dana Calon Jemaah

Baca juga: Dua Kali Tidak Kirim Calon Haji, Biro Perjalanan Haji dan Umroh Lakukan Cara Ini Agar Tetap Bertahan

"Seandainya kuota ada pun, waktunya sudah mepet. Sekarang ini kalau menurut perhitungan normal, 10 hari kedepan, kloter pertama harus diberangkatkan tanggal 15 Juni. Nah, apa yang bisa kita lakukan?" katanya. 

Dengan waktu yang sangat terbilang singkat itu, persiapan yang dilakukan oleh pemerintah mustahil dapat dilakukan dengan cepat sesuai dengan waktu normal.

Ditambah situasinya makin rumit efek isu vaksin Sinovac yang tidak termasuk vaksin yang direkomendasikan.

"Untuk perumahan di Arab Saudi saja belum ada. Tim yang diberangkatkan kesana juga belum ada. Terlebih lagi kemarin Sinovac belum ada verifikasi dari WHO dan sinovac tidak direkomendasikan oleh pemerintah Arab Saudi," ujarnya. 

Baca juga: Status Calon Jemaah Haji Tidak Hilang Meski Setoran Pelunasan Bipih Ditarik

Dia menambahkan, lebih dari 6.300 jemaah calon haji anggota Amphuri terdampak akibat batalnya penyelenggaraan ibadah haji.

Tetapi mereka memaklumi keputusan dan kenyataan itu. Meskipun ada 100 agen travel mitra Amphuri yang juga terdampak keputusan peniadaan penyelenggaraan ibadah haji selama dua tahun ini. (JOS).

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved