Sepeda
WORLD Bicycle Day, Ini ALASAN PBB Jadikan 3 Juni Hari Sepeda Dunia dan Kenapa Harus Dirayakan
Berikut ini adalah alasan PBB menetapkan 3 Juni sebagai World Bicycle Day atau Hari Sepeda Dunia.
Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
* World Bicycle Day atau Hari Sepeda Dunia diperingati setiap tanggal 3 Juni
* Alasan PBB tetapkan 3 Juni sebagai World Bicycle Day
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Apa alasan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menetapkan 3 Juni sebagai World Bicycle Day atau Hari Sepeda Dunia?
Berikut penjelasan resmi PBB atau United Nations yang dikutip Wartakotalive.com pagi ini.
Mengapa merayakan sepeda?
Aktivitas fisik secara teratur dengan intensitas sedang – seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berolahraga – memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan.
Di segala usia, manfaat aktif secara fisik lebih besar daripada potensi bahayanya, misalnya melalui kecelakaan.
Beberapa aktivitas fisik lebih baik daripada tidak sama sekali.
Baca juga: WORLD Bicycle Day: Kutipan Sepeda Para Tokoh Dunia dari Albert Einstein sampai Aktor Top Inggris
Baca juga: WORLD Bicycle Day, Ini Pesan Gubernur Anies Baswedan seusai Bike to Home Susuri Jalur Sepeda Jakarta
Dengan menjadi lebih aktif sepanjang hari dengan cara yang relatif sederhana, orang dapat dengan mudah mencapai tingkat aktivitas yang disarankan.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infrastruktur yang aman untuk berjalan kaki dan bersepeda juga merupakan jalur untuk mencapai kesetaraan kesehatan yang lebih besar.
Bagi sektor perkotaan termiskin, yang seringkali tidak mampu membeli kendaraan pribadi, berjalan kaki dan bersepeda dapat menjadi sarana transportasi sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, kanker tertentu, diabetes, dan bahkan kematian.
Dengan demikian, peningkatan transpor aktif tidak hanya sehat; itu juga adil dan hemat biaya.
Memenuhi kebutuhan orang yang berjalan kaki dan bersepeda terus menjadi bagian penting dari solusi mobilitas untuk membantu kota-kota memisahkan pertumbuhan populasi dari peningkatan emisi, dan untuk meningkatkan kualitas udara dan keselamatan jalan.
Pandemi Covid-19 juga membuat banyak kota memikirkan kembali sistem transportasi mereka.
Bersepeda dan Pembangunan Berkelanjutan
Hari Sepeda Sedunia atau World Bicycle Day menarik perhatian pada manfaat menggunakan sepeda — sarana transportasi berkelanjutan yang sederhana, terjangkau, bersih dan ramah lingkungan.
Sepeda berkontribusi pada udara yang lebih bersih dan mengurangi kemacetan dan membuat pendidikan, perawatan kesehatan, dan layanan sosial lainnya lebih mudah diakses oleh populasi yang paling rentan.
Sistem transportasi berkelanjutan yang mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi ketidaksetaraan sambil memperkuat perjuangan melawan perubahan iklim sangat penting untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Latar Belakang World Bicycle Day
PBB mengakui keunikan, umur panjang, dan keserbagunaan sepeda, yang telah digunakan selama dua abad.
Di samping itu, sepeda adalah sarana transportasi berkelanjutan yang sederhana, terjangkau, andal, bersih, dan sesuai dengan lingkungan, mendorong pemeliharaan dan kesehatan lingkungan.
Karena itu, Majelis Umum PBB memutuskan untuk mendeklarasikan 3 Juni sebagai Hari Sepeda Sedunia (World Bicycle Day).
Keputusan itu mendorong para pemangku kepentingan untuk menekankan dan memajukan penggunaan sepeda sebagai sarana untuk mendorong pembangunan berkelanjutan, memperkuat pendidikan, termasuk pendidikan jasmani, untuk anak-anak dan remaja.
Di samping itu juga mempromosikan kesehatan, mencegah penyakit, mempromosikan toleransi, saling pengertian dan menghormati dan memfasilitasi inklusi sosial. dan budaya damai.
Majelis menyambut baik inisiatif untuk mengorganisir bersepeda di tingkat nasional dan lokal sebagai sarana untuk memperkuat kesehatan fisik dan mental dan kesejahteraan dan mengembangkan budaya bersepeda di masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/world-bicycle-day-atau-hari-sepeda-dunia-diperingati-setiap-3-juni.jpg)