Berita Nasional

Jadi Kandidat Kuat Ketum Kadin, Arsjad Rasjid Suksesor Naiknya 7 Kali Lipat Aset Indika Energy

Keberhasilannya dalam membangun PT Indika Energy, Tbk bahkan diakui dunia lewat World Economic Forum.

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Arsjad Rasjid kala mendampingi Presiden Jokowi dalam acara Vaksinasi Gotong Royong pada 18 Mei 2021 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Nama Arsjad Rasjid menjadi perbincangan hangat belakangan ini.

Bagaimana tidak, pria kelahiran Maret 1970 ini tengah menjadi kandidat kuat untuk posisi Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021–2026.

Musyawarah Nasional (Munas) sekaligus kontes pemilihan Ketua Umum Kadin Indonesia rencananya akan diadakan pada 26 Juni di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Di samping sebagai calon Ketum Kadin yang baru, nama Arsjad Rasjid lebih dulu familier di sektor pertambangan dan energi lantaran jabatannya sebagai Presiden Direktur PT Indika Energy, Tbk.

Selain itu, ia juga merupakan komisaris PT Grab Teknologi Indonesia; Komisaris Utama PT Mitrabahtera Segara Sejati, Tbk; Komisaris Utama PT Petrosea, Tbk; Komisaris PT Net Mediatama Televisi; dan Komisaris PT Kideco Jaya Agung.

Baca juga: Kadin Aprersiasi Ada 7.000 Pelaku UMKK Ikut Dalam Program Vaksinasi Gotong Royong

Baca juga: Program Vaksinasi Gotong Royong, Waketum Kadin Indonesia: Tahap III, Ada 22.700 Perusahaan Mendaftar

Keberhasilannya dalam membangun PT Indika Energy, Tbk bahkan diakui dunia lewat World Economic Forum.

Secara personal, ia berhasil menyabet penghargaan The Young Global Leader 2011 dari World Economic Forum.

Sementara bagi korporasi, penghargaan The Global Growth Company sukses disematkan untuk Indika Energy pada 2010.

“Indika Energy menjadi perusahaan Indonesia pertama yang berhasil menaruh peta di World Economic Forum sebagai The Global Growth Company pada 2010. Kami sangat bangga tentunya, sebab kebanyakan yang sering meraih penghargaan adalah perusahaan China. Lalu kalau penghargaan yang saya raih saat itu, adalah berbarengan dengan posisi saya sebagai Presdir,” ujarnya dalam wawancara eksklusif.

Baca juga: Bima Arya Sebut APEKSI dan APKASI Sikapi Agenda Besar Pemerintah, Sampaikan Catatan untuk Jokowi

Kisah berdirinya Indika berawal dari PT Prabu Wahana yang dibangunnya pada tahun 1994.

Selang satu tahun kemudian, Agus Lasmono yang merupakan teman dekat Arsjad ikut bergabung. Di tahun 1996, nama Indika lahir sebagai akronim dari industri multimedia dan informatika.

Jatuh bangun dalam mempertahankan Indika tentunya pernah dialami Arsjad.

Ia menceritakan di tahun 2000-an pasca krisis ekonomi dunia, ia sempat berencana untuk mengembangkan bisnis pembangkit listrik.

Sayangnya hal tersebut harus urung karena kondisi pembiayaan yang masih sulit dilakukan di Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved