Breaking News:

Dukung Keputusan Pemerintah, Komisi VIII DPR: Paling Penting Utamakan Keselamatan Calon Jemaah Haji

“Jadi apa yang diputuskan Menteri Agama itu, sejalan apa yang kami bahas melalui panja haji di DPR RI dan sudah kami sepakati kemarin dari semua unsur

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dedy
AFP
Ilustrasi -- Pemerintah masih menunggu pengumuman resmi Arab Saudi terkait izin haji 1442 Hijriah 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG --- Guna melindungi warga Indonesia dari bahaya Covid-19 yang melanda seluruh dunia ini, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas memutuskan meniadakan keberangkatan calon jemaah haji 1442 H atau tahun 2021 Masehi.

Keputusan Menteri Agama itu pun didukung sepenuhnya oleh Komisi VIII DPR RI.

“Dengan berat hati, kami bersepakat dengan banyak pertimbangan yang disampaikan Menteri Agama tadi, bahwa haji tahun ini negara kita belum bisa mengirimkan calon jemaah hajinya,” kata Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto saat jumpa pers di kantor Kemenag RI, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (3/6/2021).

“Paling penting adalah keselamatan calon jemaah haji, di mana pandemi Covid-19 masih sangat tinggi,” tambah politikus PAN tersebut.

Selain itu, kata dia, Pemerintah Arab Saudi juga belum memperbolehkan penerbangan dari Indonesia menuju Jeddah dan Madinah.

Kemenag RI dan Komisi VIII terus memantau perkembangan izin penerbangan dari Pemerintah Arab Saudi, namun sampai 22 hari pasca Idul Fitri 1442 H, pengumuman itu belum diterima.

“Dari sisi persiapan teknis sudah kami hitung bersama Menteri Agama, sudah tidak memungkinkan lagi untuk kita memberangkatkan calon jemaah haji di tengah belum adanya kepastian Pemerintah Arab Saudi dan kita hitung juga keselamatan calon jemaah haji di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Atas dasar itulah, Komisi VIII memaklumi keputusan Menag RI soal peniadaan keberangkatan calon jemaah haji. Keputusan ini sebetulnya juga sesuai dengan panitia rapat kerja (panja) haji di Komisi VIII DPR RI.

“Jadi apa yang diputuskan Menteri Agama itu, sejalan apa yang kami bahas melalui panja haji di DPR RI dan sudah kami sepakati kemarin dari semua unsur, kami mendukung dan memaklumi,” jelasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia kembali meniadakan keberangkatan jemaah haji ke Kota Mekkah, Arab Saudi pada 1442 H atau tahun 2021.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved