Kasus Covid19

Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Lega, setelah Libur Lebaran tak Ada Lonjakan Kasus

Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi sedikit lega setelah melihat perkembangan kasus, ternyata tak ada lonjakan yang berarti pasca-libur Lebaran.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
unsplash/Viktor Forgacs
Ilustrasi virus corona. Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi merasa lega melihat data kasus yang relatif terkendali setelah libur Lebaran. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pasca-libur Lebaran 2021, wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berada di zona resiko sedang atau zona oranye dalam pengelompokan wilayah daerah pada kasus Covid-19.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Alamsyah, menuturkan jumlah kasus aktif Kabupaten Bekasi, kesembuhan dan juga testing yang sudah dilaksanakan dalam posisi yang baik.

"Alhamdulillah kondisinya mengembirakan, pasca libur lebaran tidak terjadi peningkatan tinggi," ungkap Alamsyah, Rabu (2/6/2021).

Alamsyah mengatakan, untuk keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di wilayah Kabupaten Bekasi juga tidak mengalami peningkatan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pemprov DKI Jakarta Perpanjang PPKM Mikro

Bahkan angkanya lebih rendah secara keseluruhan di Jawa Barat.

"Kalau BOR di Jawa Barat angkanya 38 persen kita justru ada di bawah itu, yakni 28 persen. Artinya bahwa penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi kita berada di zona yang cukup bagus," ucapnya.

Alamsyah mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bekasi untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobikitas.

Bagi warga yang melakukan aktivitas mudik pasca lebaran untuk segera melapor kepada Tim Satgas Covid-19 di masing-masing wilayah untuk dilakukan tes.

"Pandemi belum selesai, masyarakat masih harus menyadari itu dalam bentuk protokol kesehatan itu tetap dijalankan. Untuk keluarga atau tetangga yang habis melaksanakan perjalanan keluar daerah cepat dilaporkan ke satgas di tempat masing-masing," tegasnya.

Baca juga: DKI Jakarta Perpanjang PPKM Mikro karena Kasus Covid-19 naik 3.365 selama 2 Pekan

Data terbaru dari laman resmi Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, pikokabsi.bekasikab.go.id, total kasus Covid-19 sebanyak 26.253. Sedangkan total pasien sembuh 25.582.

Kasus aktif 117 dirawat di rumah sakit dan 282 isolasi mandiri. Untuk kasus meninggal dunia tidak ada penambahan yakni 272 orang.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, menyatakan perusahaan yang ikut program vaksinasi gotong royong semakin banyak.

Hal itu terlihat sudah ada 18 fasilitas kesehatan mengusulkan untuk vaksinasi tersebut.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Masrikoh mengatakan, sudah ada 18 fasilitas kesehatan yang mengajukan kepada instansinya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kudus Melonjak 5 Kali Lipat, 140 Nakes Terpapar, Micro Lockdown Diterapkan

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved