Breaking News:

Berita Bogor

Khawatir Tersangkut Kasus Korupsi, Dedie A Rachim Beri Pengarahan ASN Pemkot Bogor

Khawatir tersangkut kasus Korupsi, Dedie A Rachim beri pengarahan ASN Pemkot Bogor. ASN Pemkot Bogor diharapkan bersih dari penyuapan dan gratifikasi.

Dok. Pemkot Bogor
Khawatir Tersangkut Kasus Korupsi, Dedie A Rachim Beri Pengarahan ASN Pemkot Bogor. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Khawatir tersangkut kasus korupsi, Dedie A Rachim beri pengarahan ASN Pemkot Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim memberikan pengarahan dalam Sosialisasi Pedoman Pengendalian Gratifikasi dan Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan bagi APIP dan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di Sahira Hotel, Senin (31/5/2021).

Sosialisasi ini sebagai bentuk dan upaya untuk 'membersihkan' para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Bogor dari potensi penyuapan atau gratifikasi.

Di awal sosialisasi, Dedie menyampaikan rasa terima kasih karena Kota Bogor bisa mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kelima kalinya.

"Langkah ini bukan merupakan langkah yang mudah. Atas bantuan dan pemahaman serta pengertian dari para ASN, kita bisa meraih WTP kembali," kata Dedie mengawali sosialisasi.

Soal gratifikasi dan segala aturan yang ada, menurut Dedie dari itu semua yang paling terpenting adalah esensinya.

Baca juga: Dedie A Rachim Tegaskan Polisi RW di Kota Bogor Monitor Tes Antigen Pemudik, PTM Juli Nanti Terancam

Semua ASN di lingkup Pemkot Bogor, kemudian harus paham mengapa upaya meminimalisir potensi korupsi harus dilakukan.

Hal itu untuk mencapai efektifitas pembangunan di Kota Bogor. Belum lagi, uang negara yang saat ini sedang terbatas. Dan juga inefisiensi anggaran dimana - mana sehingga menghambat pembangunan.

"Jadi nomor satu, hati kita bersihkan terlebih dahulu. Soal gratifikasi itu diujung, hati kita bersihkan dulu. Jangan karena kewenangan tugas atau jabatan kita, kita mempersulit orang lain. Selama tidak ada masalah, berikan kemudahan untuk masyarakat," tambah Dedie.

Ditempat yang sama, Kepala Inspektorat Kota Bogor, Pupung W Purnama mengatakan, pihaknya telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG).

Baca juga: Hari Jadi Bogor ke-539, Pemkot Bogor: Bertema Jagratara Waluya, Inilah Penjelasannya

Halaman
12
Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved