Breaking News:

Prakiraan Cuaca

BMKG Prediksi Siklon Tropis Filipina Picu Potensi Hujan Lebat di Beberapa Wilayah Indonesia

Rabu (2/6/2021), BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di beberapa wilayah yang diperkirakan terjadi hari ini.

Editor: Hertanto Soebijoto
Istimewa via Kompas.com
Potensi cuaca ekstrem, yakni hujan lebat disertai kilat/petir hingga angin kencang diperkirakan akan terjadi pada Rabu (2/6/2021) siang hingga malam hari. Foto ilustrasi: Siklon tropis Surigae yang berbentuk gambar hati tertangkap oleh satelit Himawari-8 pada 16 April 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di beberapa wilayah yang diperkirakan terjadi hari ini, Rabu (2/6/2021).

Potensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai kilat/petir hingga angin kencang diperkirakan akan terjadi pada siang hingga malam hari.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Papua.

Sementara wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang: Riau, Kep. Riau, Lampung, DKI Jakarta, dan Kalimantan Tengah.

Adapun wilayah yang berpotensi angin kencang meliputi Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku.

Baca juga: BREAKING NEWS: Siklon Tropis Odette Bertumbuh, BMKG Ingatkan Waspada Gelombang Setinggi 4-6 Meter

Baca juga: VIDEO Presiden Jokowi Kunjungi Pulau Adonara & Lembata, Tinjau Daerah Terdampak Siklon Tropis Seroja

Selain itu, melansir laman web.meteo.bmkg.go.id, prakiraan cuaca ekstrim itu diakibatkan adanya siklon Tropis Choi-Wan yang terpantau di perairan timur Filipina, cenderung ke arah barat laut.

Sistem deteksi BMKG mempredikisi secara tidak langsung akan berdampak pada pembentukan daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi).

Alhasil konvergensi yang memanjang dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara dan daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut Sulu bagian utara hingga perairan timur Filipina.

Kondisi cuaca yang diakibatkan Siklon Choi-Wan itu diyakini BMKG dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah siklon tropis dan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi.

Baca juga: UPDATE Banjir Bandang di NTT: Siklon Tropis Seroja Mulai Menjauh dari Indonesia, Kecepatan 15 Km/Jam

BMKG juga memantau kecepatan angin permukaan yang terinduksi dari keberadaan siklon tropis yaitu di Laut Sulu dan Samudera Pasifik timur Filipina yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di perairan tersebut.

Sementara untuk daerah konvergensi, terpantau memanjang dari perairan Barat Sumatera Barat hingga Riau, di pesisir barat Banten hingga perairan barat Bengkulu, di Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara, di Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah dan memanjang di Papua bagian tengah. (Fandi Permana)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved