Breaking News:

Rizieq Shihab Siapkan Sejumlah Bukti Baru Perkara Kerumunan di Petamburan dan Megamendung

Putusan majelis hakim lebih rendah dibanding tuntutan JPU yang meminta hukuman dua tahun penjara terkait kerumunan warga.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Agus Himawan
Tribunnews.com
Habib Rizieq Shihab duduk di kursi terdakwa di PN Jakarta Timur 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Rizieq Shihab menyiapkan sejumlah bukti baru untuk menghadapi persidangan selanjutnya usai mengajukan banding terkait perkara kerumunan Petamburan dan Megamendung. Demikian diungkap Anggota tim kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar.

Aziz mengatakan bukti baru yang bakal dibawa ke Pengadilan Tinggi Jakarta tersebut meliputi berkas administrasi dan saksi. “Semua (bukti baru) yang ada. Sekitar normatif banding kita siapkan," katanya, Senin (31/5/2021).

Sebelumnya tim kuasa hukum telah melakukan pembicaraan dengan Rizieq di Bareskrim Polri perihal upaya banding atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Sementara itu Aziz juga menuturkan Rizieq tetap semringah saat tiba di Bareskrim Polri pada Kamis (27/5/2021) usai menjalani sidang putusan. Hanya saja kegembriaan itu bukan terkait putusan. "Habib memang selalu begitu, semangat dan ceria," ujar Aziz.

Sebelumnya pada Kamis (27/5) Rizieq divonis denda Rp 20 juta terkait perkara 226 kerumunan warga di Megamendung, Bogor pada 13 November 2020.

Putusan itu lebih rendah dibanding tuntutan JPU yang meminta vonis 10 bulan penjara dan denda Rp 50 juta bagi Rizieq terkait kerumunan sekitar 3.000 warga tersebut.

Sementara itu Rizieq divonis hukuman delapan bulan penjara untuk perkara nomor 221 terkait kerumunan sekitar 5.000 warga di Petamburan pada 14 November 2020.

Baca juga: Seorang Pria di Cengkareng Jakarta Barat Bakar Tetangga Sendiri Gara-gara Cemburu Buta

Baca juga: Kabar Baik! Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Kena Biaya Tak Jadi Diberlakukan Hari Ini

Putusan majelis hakim lebih rendah dibanding tuntutan JPU yang meminta hukuman dua tahun penjara terkait kerumunan warga saat kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putri keempatnya.

Sementara lima mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al Habsyi, dan Maman Suryadi juga divonis delapan bulan penjara.

Pada perkara nomor 222 itu, kelima eks petinggi FPI tersebut mendapat putusan lebih rendah dibanding tuntutan JPU yang meminta supaya mereka dihukum satu tahun enam bulan penjara.

Meski begitu kelimanya yang diwakili tim kuasa hukum yang sama dengan Rizieq juga banding atas vonis delapan bulan pidana penjara dalam kasus kerumunan Petamburan.

Adapun larangan untuk aktif kegiatan organisasi masyarakat selama tiga tahun kepada Rizieq dan dua tahun kepada lima eks petinggi FPI yang diminta JPU tidak dikabulkan majelis hakim.

Rizieq serta lima eks petinggi FPI dinyatakan terbukti melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved