Breaking News:

Korupsi di PT Asabri

Aset Tersangka Korupsi Asabri Semakin Sulit Dikejar, Apalagi yang di Luar Negeri

Nantinya, penyidik akan mendalami apakah aset itu terkait kasus Asabri atau bukan.

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Febrie Adriansyah mengatakan, pencarian aset kasus korupsi Asabri tidak semudah saat penyitaan aset terkait kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Tersangka kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asabri, dinilai semakin pintar menyembunyikan aset agar tidak disita.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Febrie Adriansyah mengatakan, pencarian aset kasus korupsi Asabri tidak semudah saat penyitaan aset terkait kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Menurutnya, penyidik semakin sulit membuktikan kepemilikan aset tersebut.

Baca juga: Jokowi: Perluasan dan Pendalaman Nilai-nilai Pancasila Tidak Bisa Dilakukan dengan Cara-cara Biasa

Dia bilang, para tersangka kerap menyembunyikan asetnya itu dengan nama orang lain.

"Karena dulu kan AJS (Asuransi Jiwasraya) gampang kita melihat dari kepemilikannya."

"Makin ke depan, pakai nominee."

Baca juga: DAFTAR Lengkap 75 Pegawai KPK Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan, 1.271 Orang Dilantik Jadi ASN

"Nah, sekarang ini makin ke ujung makin sulit kita membuktikan garis kepemilikannya."

"Apakah TPPU atau lain. Makanya jaksa secara cermat," kata Febrie kepada wartawan, Selasa (1/6/2021).

Febrie menuturkan, pihaknya mendalami aset tersangka yang disembunyikan melalui keluarganya.

Baca juga: Dipecat KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju Kemungkinan Tetap Bekerja di Polri

Nantinya, penyidik akan mendalami apakah aset itu terkait kasus Asabri atau bukan.

"Ini yang keluarga ini dari mana uangnya, kita periksa lagi bener enggak itu uang dari dia."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved