Breaking News:

Aksi Terorisme

11 Terduga Teroris JAD Rencanakan Serang Gereja Hingga Polres di Merauke, Bukan Orang Asli Papua

Mereka juga tergabung dengan grup WhatsApp dan Telegram yang berisikan konten radikalisme.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Densus 88 menangkap 11 terduga teroris di Distrik Tanah Miring, Jagebob, Kurik dan Kota Merauke, Papua, Jumat (28/5/2021) dan Minggu (30/5/2021). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - 11 terduga kelompok teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap di Merauke, diduga merencanakan sejumlah aksi teror.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, para terduga merencanakan aksi penyerangan gereja hingga polres di Merauke.

"Yang bersangkutan itu merencanakan aksi teror di gereja di Merauke, Polres Merauke, dan Satlantas Merauke."

Baca juga: Selewengkan Jabatan, Dewan Pengawas Pecat Penyidik KPK Asal Polri AKP Stepanus Robin Pattuju

"Sasarannya itu melakukan aksi teror," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (31/5/2021).

Ia menuturkan, para terduga juga telah berbaiat dengan kelompok ISIS.

Mereka juga tergabung dengan grup WhatsApp dan Telegram yang berisikan konten radikalisme.

Baca juga: KPU Usul Pemilu 2024 Digelar pada 21 Februari dan Pilkada pada 20 November, Ini Alasannya

"Mereka tergabung dalam kelompok menggunakan WA atau Telegram yang isinya mengandung unsur radikal."

"Yang bersangkutan juga sudah lakukan sumpah setia atau baiat ke ISIS," ungkapnya.

Argo menambahkan, seluruh terduga kini masih dalam pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Polri.

Baca juga: AKP Stepanus Robin Pattuju Terima Duit Rp 1,6 Miliar untuk Setop Kasus Wali Kota Tanjung Balai

"Penyidik densus 88 saat ini sedang intensif memeriksa."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved