Breaking News:

Pemerintah Kota Jakarta Pusat Siapkan Tiga Prioritas Cara Tangani Banjir di Tiga Titik Wilayahnya

"Alhamdulillah secara umum untuk Jakpus yang awalnya banyak terjadi banjir dan genangan di awal tahun kemarin masih menyisakan 3 titik," kata Dhany

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
ISTIMEWA
Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma mengatakan tiga titik wilayah yang telah dipetakan, merupakan wilayah yang rawan banjir, sehingga perlu menyiapkan langkah-langkah antisipasi 

WARTAKOTALIVE.COM,GAMBIR --- Antisipasi banjir saat musim penghujan, Pemerintah Kota Jakarta Pusat memetakan tiga titik wilayah Jakarta Pusat yang menjadi prioritas penanganan banjir.

Tiga wilayah itu yaitu Karet Tengsin, Benhil dan Pasar Baru.

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma mengatakan tiga titik wilayah yang telah dipetakan, merupakan wilayah yang rawan banjir, sehingga perlu menyiapkan langkah-langkah antisipasi sebelum memasuki musim penghujan.

"Alhamdulillah secara umum untuk Jakpus yang awalnya banyak terjadi banjir dan genangan di awal tahun kemarin masih menyisakan 3 titik," kata Dhany Sukma usai rapat koordinasi penanganan banjir di ruang pola Wali Kota Jakarta Pusat, Senin (31/5/2021).

Dikatakan Dhany Sukma, dalam upaya penanganan banjir di tiga titik tersebut pihaknya, menyiapkan beberapa langkah antisipasi terutama pengadaan pompa air, kolam olakan, dan drainase vertikal.

Ia mencontohkan seperti halnya di wilayah Karet Tengsing RW 07, Tanah Abang Jakarta Pusat.

Dimana lokasi wilayah tersebut merupakan daerah cekungan dan berdekatan dengan Kali Krukut, sehingga ketika terjadi luapan, pemukiman pun akhirnya terdampak banjir.

"Nah ini yang berpotensi genangan , sehingga dilakukanlah adanya sodetan, kolam olakan, plus pompa airnya sehingga penyedotan itu bisa jadi optimal," katanya.

Tak hanya itu wilayah Pasar Baru yang juga dilintasi oleh aliran kali Ciliwung lama juga juga kerap kali terjadi banjir akibat luapan air kali.

Sehingga beberapa wilayah seperti Jalan Bungur, dan Gunung Sahari terdampak banjir.

"Di Bungur kan sudah ada pompa air tapi sifatnya masih mobile kita mau pompa air yang portable, nah pompa air yang portable kita harap bisa menyedot air di belakang pengadilan," katanya.

Dhany juga berkeinginan untuk menambah beberapa pompa di area yang terindikasi rawan banjir.

Sehingga dengan penambahan pompa itu dapat mengantisipasi banjir di Jakarta Pusat.

Selain itu juga terus mengoptimalkan grebek lumpur di beberapa wilayah. 

Baca juga: Sejumlah Artefak Ditemukan di Proyek MRT, Mulai dari Fosil Hewan, Pecahan Keramik, Hingga Uang Kuno

Baca juga: Pastikan Penyebab Pengendara Motor Terjun Bebas di Tol Jakarta-Sepong, Polisi Tunggu Korban Sembuh

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved