Breaking News:

Berita Tangsel

Gadis di Bawah Umur di Ciputat Jadi Korban Penyekapan dan Penyiksaan, Sempat Disembunyikan di Lemari

Kabar disekapnya korban diketahui pihak keluarga, saat gadis tersebut mengabarkannya kepada kakak kandungnya

Penulis: Rizki Amana | Editor: Feryanto Hadi
KOMPAS.COM / SHUTTERSTOCK
Ilustrasi penyekapan seorang gadis 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Seorang gadis berinisial A (16) menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di kawasan Gang Bhineka Jalan IR H Juanda, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Kabar penyekapan tersebut dibenarkan oleh paman korban berinsial S (54) di kediamannya berlamat Gang Taqwa, Jombang, Ciputat, Kota Tangsel. 

Menurutnya kabar disekapnya korban diketahui pihak keluarga, saat gadis tersebut mengabarkannya kepada kakak kandungnya. 

"Dia mengasih kabar kepada sih Elsa ponakan saya. Kemudian dicari tuh alamatnya. Enggak tahunya alamatnya ada di belakang BCA Ciputat. Ditelusuri ketemu ada sih A di sana berada di dalam kos-kosan," katanya saat ditemui di lokasi, Ciputat, Senin (31/5/2021).

Baca juga: Videonya Viral, Siswi SMP di Tasik Mengaku Kecanduan Berhubungan Intim,Sepekan dengan 5 Pria Berbeda

S menuturkan mendapati kabar tersebut pihaknya langsung mendatangi lokasi tersebut dan menemui pelaku penyekapan dan penganiayaan. 

Saat itu pula terjadi cekcok keluarga dengan pelaku, hingga didapatinya kondisi korban yang berada di dalam lemari kamar kosan tersebut. 

"Mulanya sempat bilang tidak ada A. Sempat diumpetin di dalam lemari.  Itu kejadiannya malam sekitar jam 10 atau 11 (Sabtu, 29 Mei 2021-red). Wajah A lebam. Sempat disambit pakai batu juga, untungnya tidak kena. bibirnya berdarah. Namun takutnya hidungnya patah, tapi saya belum tahu hasil visumnya," katanya. 

Baca juga: Kronologi Kadus di Pariaman Bunuh Tetangganya dengan Parang lalu Serahkan Diri ke Kantor Polisi

Baca juga: MISTERI Tewasnya Nuraini di Atas Kuburan, Celananya Melorot, Bagian Tubuh Janda Itu Terluka

Peristiwa penyekapan dan penganiayaan terhadap gadis di bawah umur itu pun dibenarkan Kanit Pelindungan Perempuan, dan Anak (PPA) Sat Reksrim Polres Tangsel, Iptu Agung Susetyo. 

Menurutnya, saat ini korban beserta keluarga sedang menjalani pemeriksaan dan visum. 

"Iya benar penganiayaan dan penyekapan, sekarang korban sedang proses viksum," pungkasnya. (m23) 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved