Breaking News:

Gadis ABG di Ciputat Disekap di Lemari, Wajahnya Lebam Akibat Dianiaya, Pelakunya Ternyata Pasutri

"Sudah di Polres tersangkanya. Sudah diamanin, dua (pelakunya--red) suami istri ya," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Senin (31/5/2021).

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
Warta kota
Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin membenarkan pihak kepolisian Polres Tangsel menangkap pasangan suami istri (pasutri) pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap gadis di bawah umur, Senin (31/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT --- Dua pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang gadis berinisial A (16) di sebuah tempat kos di Gang Bhineka Jl. IR H Juanda, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terungkap sudah. 

Pihak kepolisian Polres Tangsel akhirnya menangkap dua pelakunya yang ternyata pasangan suami istri (pasutri).

Soal penangkapan pasutri ini diamini Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin. 

"Sudah di Polres tersangkanya. Sudah diamanin, dua (pelakunya--red) suami istri ya," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Senin (31/5/2021).

Informasi yang dihimpun Wartakotalive.com,  A menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di sebuah tempat kos di kawasan Gang Bhineka Jl. IR H Juanda, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Kabar penyekapan tersebut dibenarkan oleh paman korban berinsial S (54) di kediamannya berlamat Gang Taqwa, Jombang, Ciputat, Kota Tangsel. 

Menurutnya aksi penyekapan dan penganiayaan yang dialami korban diketahui pihak keluarga setelah gadis tersebut mengabarkan kejadian yang dialaminya itu ke kakak kandungnya. 

"Dia kasih kabar kepada si Elsa ponakan saya. Kemudian dicari tuh alamatnya. Enggak tahunya alamatnya ada di belakang BCA Ciputat. Ditelusuri ketemu ada sih A di sana berada di dalam kos-kosan," katanya saat ditemui di lokasi, Ciputat, Senin (31/5/2021).

S menuturkan setelah mendapati kabar tersebut pihaknya langsung mendatangi lokasi kos-kosan dan menemui pelaku penyekapan dan penganiayaan

Saat itu pula terjadi cekcok keluarga dengan pelaku, hingga didapatinya kondisi korban yang berada di dalam lemari kamar kosan tersebut. 

"Mulanya sempat bilang tidak ada A. Sempat diumpetin didalam lemari.  Itu kejadiannya malam sekitar jam 10 atau 11 (Sabtu, 29 Mei 2021-red). Wajah A lebam. Sempat disambit pakai batu juga, untungnya tidak kena. bibirnya berdarah. Namun takutnya hidungnya patah, tapi saya belum tahu hasil visumnya," katanya. 

Adapun saat ini korban bersama keluarga tengah menjalani pemeriksaan di Mapilres Tangsel guna pengungkapan kasus tersebut. 

Baca juga: Perampok Menyaru Penjual Baju Todong Golok ke Bendahara Sekolah, Uang Rp 50 Juta, HP, Laptop Digasak

Baca juga: Puluhan ASN Dinkes Pemprov Banten Sodorkan Surat Pengunduran Diri, Ada Rasa Kecewa, Ini Alasannya

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved