Breaking News:

Berita Jakarta

Proses Perizinan Mandek, Gedung Bakal Hotel di Fatmawati Sudah Menjulang Tinggi 

Proses Perizinan Mandek, Gedung Bakal Hotel di Fatmawati Sudah Menjulang Tinggi. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Warta kota
Gedung bakal hotel di Jalan Fatmawati Raya, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (27/5/2021). Gedung berlantai lima itu tak memiliki IMB. 

Antara lain informasi tentang nomor dan tanggal IMB, lokasi kegiatan pembangunan, jenis kegiatan, data teknis bangunan. 

Selain itu identitas pemilik, perencana, pengawas dan pelaksana pembangunan.

Namun, papan nama proyek tersebut tidak terlihat di area gedung lima lantai yang sudah berdiri tegak tersebut.

Baca juga: Tetap Pertahankan Pegawainya Selama Pandemi, Alas Harum Bali Diapresiasi Sandiaga Uno

Alasan tidak terpasangnya papan nama proyek disampaikan oleh Irfan selaku penanggung jawab proyek. 

Dirinya mengakui pihaknya belum memiliki papan nama proyek. 

Namun, dirinya menampik apabila pembangunan gedung tidak memiliki IMB

Sebab diakuinya, perizinan pembangunan gedung berantai lima lantai itu masih dalam proses di DMPTSP Jakarta Selatan.

“IMB-nya masih proses,” bebernya di temui di sela-sela penertiban pada Kamis (27/5/2021).

Terkait keterangan Irfan, Warta Kota mencoba mengkonfirmasi Kepala Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPPTSP) Jakarta Selatan Indarini Ekaningtiyas. 

Perempuan yang akrab disapa Ririn itu mengaku akan memeriksa status IMB gedung tersebut. 

"Dicek dulu ya," ungkap Ririn dihubungi pada Kamis (27/5/2021).

Pembongkaran gedung lima lantai di Jalan Fatmawati RT 04/10 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (27/5/2021). 
Pembongkaran gedung lima lantai di Jalan Fatmawati RT 04/10 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (27/5/2021).  (Warta kota)

Dibongkar Satpol PP

Sebelumnya, diberitakan, sebuah gedung di Jalan Fatmawati RT 04/10 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan ditertibkan oleh Satpol PP Jakarta Selatan, Kamis (27/5/2021). 

Gedung yang memiliki lima lantai itu dibongkar karena sisi belakangnya menyerobot garis sepadan bangunan (GSB) seluas 4 x 13 meter. 

Sehingga pembongkaran dilakukan secara menyeluruh pada sisi belakang gedung, mulai dari lantai satu hingga lantai lima.

"Melanggar GSB bagian belakang dari lantai satu hingga lantai lima, " kata Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Harmawan ditemui di sela-sela penertiban pada Kamis (27/5/2021).

Ujang mengaku, pembangunan kantor tersebut telah sesuai ketentuan ketinggian bangunan yang diizinkan, yakni mencapai lima lantai. 

Hanya saja, pelaksanaan pembangunan yang ditemukan tidak menyediakan jarak bebas ruang bagian belakang dengan luas 4 x 13 meter. 

"Jarak bebas belakang itu wajib dikosongkan. Jadi ini (jarak bebas) bagian yang melanggar, " jelas Ujang. 

Sementara itu, Kepala Seksi Penindakan Ruang dan Bangunan Suku Dinas Ciptakan Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Selatan, Bonar Ambarita membenarkan adanya pelanggaran IMB pada bagian belakang gedung. 

"Ya, pelanggarannya terkait jarak bebas pada bagian belakang seluas 4x13 meter, " beber Bonar. 

Baca juga: Pernah Dicap Kafir & Tak Bisa Baca Al Quran, Gus Miftah Bakal Jadi Guru Seorang Atheis Asal Jerman

Bonar mengungkapkan, sebelum dilakukan pembongkaran paksa, pihaknya sudah melayangkan surat peringatan, segel hingga surat perintah bongkar kepada pemilik bangunan. 

Hanya saja, teguran dan tindakan yang dilayangkan sejak bulan Februari hingga Maret 2021 lalu itu, dicueki oleh pemilik bangunan. 

"Akhirnya pada tanggal 8 Maret 2021kita rekomendasikan untuk dibongkar paksa oleh Satpol PP, " kata Bonar yang didamping Kepala Sektor Citata Kecamatan Cilandak Bambang Sumedi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved