Berita Jakarta

Gedung Sudah Menjulang Tinggi, Kepala UPPTSP Jaksel Ungkap Bakal Hotel di Fatmawati Tak Miliki IMB

Gedung Bakal Hotel Berbintang di Fatmawati Diungkapkan Kepala UPPTSP Jaksel Belum Miliki IMB. Namun Gedung berlantai Lima Itu Sudah Menjulang Tinggi

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Warta kota
Gedung bakal hotel di Jalan Fatmawati Raya, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (27/5/2021). Gedung berlantai lima itu tak memiliki IMB. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gedung berlantai lima bakal hotel yang berada di Jalan Fatmawati Raya, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, dipastikan belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pembangunan gedung yang telah menjulang tinggi itu proses perizinannya masih Mandek di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Wali Kota Jakarta Selatan. 

Belum adanya IMB gedung tersebut diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPPTSP) Jakarta Selatan, Indarini Ekaningtiyas. 

Dirinya menyampaikan pihak pemilik tengah mengajukan IMB, namun banyak berkas yang masih harus dilengkapi hingga Jumat (28/5/2021).

"Ya memang sedang mengajukan izin, namun belum melengkapi berkasnya lagi, " kata Indarini Ekaningtiyas dihubungi pada Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Heboh Pengunjung Eksklusif di Kebun Binatang Ragunan, Plt Kadis Pariwisata dan Pengelola TMR Bungkam

Ironisnya, meski belum memiliki IMB, pembangunan gedung masih terus berlanjut.

Bahkan bangunan yang berdekatan dengan SDN 05 Pagi Pondok Labu itu terlihat sudah menjulang tinggal saat ini.

Oleh karena itu, lanjutnya, penindakan terhadap bangunan tanpa IMB itu kini menjadi kewenangan pihak Satpol PP Jakarta Selatan. 

"Bisa bertanya dengan Satpol PP, karena sekarang ranahnya ada di Satpol PP, " jelasnya.

Baca juga: Berdiri Menjulang, Gedung Tanpa IMB di Fatmawati Rupanya Bakal Jadi Hotel Bintang 3

Gedung Akan Dijadikan Hotel

Berdiri menjulang, gedung berlantai lima yang berada di Jalan Fatmawati Raya, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan rupanya akan dijadikan sebagai hotel. 

Pemanfaatan gedung yang diketahui belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) itu disampaikan Haris Wiyanto selaku pihak sub kontraktor proyek. 

Dipaparkannya, gedung yang menjulang tinggi di antara permukiman warga itu akan dibangun sebanyak 88 unit kamar. 

Masing-masing kamar katanya akan dilengkapi dengan fasilitas setara dengan hotel bintang tiga.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved