Breaking News:

Berita Terpopuler

Berita Populer: Anies Baswedan Dibully, Pernikahan Kasus Pencabulan Hingga Aborsi di Pamulang

Berikut ini berita terpopuler di Jakarta dan sekitarnya Sabtu 29 Mei mulai dari Anies Baswedan, pendaftaran Komcad hingga kasus pencabulan

TribunJakarta/Bima
Ilustrasi -- Berita terpopuler Jabodetabek selama 24 jam mulai dari penilaian pemerintah terhadap Anies soal pandemi hingga kasus pencabulan yang dilakukan anak anggota DPRD Kabupaten Bekasi 

4. Pelaku aborsi dibekuk 

Subdit III Sumdaling Ditreskrimum Polda Metro Jaya bongkar klinik praktik aborsi ilegal di Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Subdit III Sumdaling Ditreskrimum Polda Metro Jaya bongkar klinik praktik aborsi ilegal di Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Unit Reskrim Polsek Balaraja, Kabupaten Tangerang berhasil membekuk tiga pelaku aborsi di salah satu rumah bersalin.

Ketiga pelaku tersebut adalah ibu bayi berinisial TWAP (34), warga Benda Pamulang 2 No 10 Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan.

Lalu HT (38), warga Perum Baros Indah Permai, Blok K1 No 5, RT 005 Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, yang merupakan pacar gelap TWAP, dan S (48) warga Sabetan Barat, RT 003/008 Desa Wedug, Kecamatan  Weduk, Kabupaten Demak, yang merupakan penjual obat di Uripsumoharjo, Pertigaan Stasiun No 5, Jalan Raya Lemahabang Bekasi.

Baca juga: Digerebek Polisi saat Jalani Praktik Aborsi Ilegal di Apartemen Bassura City, 4 Perempuan Ditangkap

Baca juga: VIDEO Buka Praktik Aborsi Ilegal, Pasutri Dibekuk Aparat Polda Metro Jaya

Peristiwa aborsi yang dilakukan pelaku terjadi saat pelaku hendak melakukan persalinan di salah satu rumah bersalin, Monhal Balaraja.

Namun, bayi yang berusia tujuh bulan tersebut meninggal dunia.

Dari keterangan bidan, di dalam kelamin wanita tersebut terdapat dua pill Cytotec, diduga pill tersebut merupakan tindakan aborsi yang menyebabkan kematian bayi.

Selengkapnya klik link ini

5. Cara Wali Kota Bogor atasi logistik terbatas 

Sumber Daya dan Logistik Terbatas, Bima Arya Sebut Hal Ini yang Harus Dilakukan Kepala Daerah.
Sumber Daya dan Logistik Terbatas, Bima Arya Sebut Hal Ini yang Harus Dilakukan Kepala Daerah. (Dok. Pemkot Bogor)

Sumber daya dan logistik terbatas, Bima Arya sebut hal Ini yang harus dilakukan kepala daerah.

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Bima Arya yang juga Wali Kota Bogor mengatakan, banyak kepala daerah yang berhasil dan menularkan inspirasi dengan satu rumus, yakni kolaborasi.

Hal ini dikatakannya saat membuka webinar HUT Apeksi ke-21 dengan tema 'Pentahelix dan Percepatan Pemulihan Ekonomi Kota di Indonesia' di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (25/5/2021)

Dalam buku tersebut, banyak para kepala daerah atau wali kota-wali kota yang berhasil dan hebat, rumusnya satu, yaitu kolaborasi.

Mengapa kolaborasi. Pasalnya, sebut Bima Arya, perkembangan persoalan semakin kompleks. Tetapi di sisi lain sumber daya terbatas dan logistik juga terbatas.

"Karena itu ketika corporate, private sector mazhabnya economy sharing. Sementara kalau government sector sendiri, tidak mau berbagi, tidak saling menginspirasi maka tidak akan bisa mengimbangi itu. Belum lagi, kepala daerah dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik," katanya.

"Nah, karena itu di Apeksi ini rumus yang kita pegang yang paling relevan ke depan adalah berbagi, saling menginspirasi, kolaborasi dan sinergi," jelasnya.

Selengkapnya klik link ini

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved