Breaking News:

KPK

Andre Nainggolan Termasuk Tak Lolos TWK Padahal Sedang Tangani Korupsi Bansos Juliari

Andre Nainggolan terancam dipecat usai dinyatakan tidak lolos dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) padahal sedang tangani korupsi bansos

Editor: Dian Anditya Mutiara
Kolase foto/Youtube
Andre Nainggolan penyidik KPK yang sedang tangani korupsi Bansos terancam dipecat lantaran tak lulus tes Wawasan Kebangsaan bagaimana nasibnya? 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Andre Nainggolan menjadi satu di antara pegawai yang terancam dipecat usai dinyatakan tidak lolos dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) yang belakangan menuai kontroversi.

Padahal, Andre Nainggolan merupakan penyidik KPK yang dikenal kerap menangani kasus korupsi besar di Indonesia.

Satu di antaranya kasus Korupsi Bansos yang melibatkan politikus PDIP Juliari Batubara saat menjabat menteri sosial.

"Terakhir yang saya tangani adalah perkara bansos yang melibatkan menteri sosial," kata Andre seperti dikutip dalam tayangan Mata Najwa bertajuk 'KPK Riwayatmu Kini' dalam akun YouTube Najwa Shihab pada Sabtu (29/5/2021).

Baca juga: Berita Populer: Anies Baswedan Dibully, Pernikahan Kasus Pencabulan Hingga Aborsi di Pamulang

Baca juga: Sopir Terdakwa Korupsi Bansos Covid-19 Mengaku Pernah Transfer Rp 40 Juta ke Ajudan Juliari Batubara

Andre menyampaikan dirinya tidak boleh lagi memegang kasus korupsi Juliari Batubara sejak namanya masuk ke dalam daftar 1 dari 75 orang yang tak lolos TWK..

Padahal sebelumnya, Andre masih melakukan penyidikan berupa pemeriksaan barang bukti hingga tersangka dalam kasus yang berpotensi merugikan negara hingga Rp 2,7 triliun tersebut.

"(Sebelum dinonaktifkan) melakukan penyidikan, menganalisis seperti barang bukti, melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka dan lainnya," ungkap dia.

Baca juga: Tak Lolos TWK, Raja OTT KPK, Harun Al Rasyid Kini Tagih Utang Kepada Firli Bahuri

Ia juga mengungkapkan aktivitas kesehariannya pun kini berubah total.

Usai dinonaktifkan, dia tidak boleh melakukan kegiatan dalam tugasnya sebagai penyidik.

"Ke kantor, tidak ada (melakukan apa-apa). Mungkin hanya membaca email dan lain-lain. Tidak melakukan kegiatan sebagai tugas fungsi sebagai penyidik," jelasnya.

Baca juga: Mantan Direktur KPK Berniat Somasi Kepala BKN Terkait Hasil TWK

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved