Berita Video

VIDEO Tak Didukung Ayah Main Sepak Bola, Faiz Kecil Bersihin Kuburan Buat Beli Sepatu Bola Bekas

Asep Mulyawan (41), ayah Faiz, menceritakan bahwa dirinya merupakan aktor utama yang sangat menentang Faiz bermain sepak bola.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, Rawalumbu -- Masa kecil bomber muda pemain Garuda Select 3, Muhammad Faiz Maulana (16) cukup memprihatinkan. Selain berasal dari keluarga menengah ke bawah, Faiz kecil awalnya juga tak mendapatkan dukungan dari orang tua.

Asep Mulyawan (41), ayah Faiz, menceritakan bahwa dirinya merupakan aktor utama yang sangat menentang Faiz bermain sepak bola.

"Masa kecil Faiz kalau boleh dibilang sangat prihatin ya. Saya pun sebagai orang tua awalnya juga tidak mendukung kalau dia bermain sepak bola. Sampai saya sering marahin 'Si Faiz' karena kakinya enggak mau diam, lihat botol main tendang, ada bantal juga ditendangin sampai kapuknya berhamburan. Pokoknya saya sangat enggak mendukung," kata Asep saat ditemui di rumahnya kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis (27/5/2021).

Namun demikian, Faiz kecil tak berputus asa. Lantaran Asep menolak untuk membelikannya sepatu sepak bola, Faiz memutuskan untuk bekerja membersihkan TPU di dekat rumahnya.

Hasil uang yang diberikan dari para peziarah kemudian ditabung untuk membeli sepatu bekas seharga Rp70 ribu.

"Awalnya Faiz juga kalau main bola tanpa pengetahuan saya. Dulu pas masih kecil, dia mau beli sepatu bola, enggak saya beliin karena saya enggak suka dia main bola. Karena anaknya kekeuh, dia kerja nyari duit, nyapu-nyapu TPU pas orang-orang mau ziarah, dapat uang Rp70 ribu dikumpulin, beli sepatu bola bekas sendiri," ungkapnya.

Asep yang terenyuh melihat anaknya bertekad kuat untuk menjadi pemain sepak bola, kemudian memasukkan Faiz ke SSB Irpas Putra Bekasi.

Dari sana, Faiz kemudian dilirik Bina Putra FA dan megikuti berbagai pertandingan hingga tampil mengesankan di Liga TopSkor.

Nama bocah asal Bekasi ini semakin melejit setelah lolos seleksi ketat pada program Garuda Select 3 dan menjadi striker andalan di bawah besutan pelatih Dennis Wise dan Des Walker.

"Akhirnya saya terenyuh, karena kasihan juga ngeliat Faiz ini. Akhirnya saya masukin SSB Irpas Putra meski saya masih setengah hati. Ternyata, Alhmadulillah dia sampai terpilih di Garuda Selection season 3, karena hasil kerja keras dan tekad dia," ucap Asep.

Penampilan Faiz pada program yang berlangsung selama 6 bulan di Inggris tersebut, sangat memuaskan pelatih. Ia berhasil menorehkan 10 gol dan 3 assist dari 10 pertandingan yang dijalaninya.

Bahkan Faiz disebut oleh legenda Chelsea, Dennis Wise, menjadi salah satu pemain terbaik dalam kompetisi tersebut.

Mengangkat derajat dan perekonomian keluarga melalui sepak bola menjadi cita-cita Faiz sedari kecil. Ia berharap bisa memberangkatnya keluarganya pergi umrah mana kala telah meniti karier di dunia sepak bola profesional.

"Saya punya keinginan untuk menaikan derajat keluarga dan juga ekonominya yang bisa dibilang kurang. Dengan saya jadi atlet, Insya Allah saya mau ngeberangkatin orang tua, sama kakek dan nenek saya buat umrah. Sebagian hasilnya juga mau bikin usaha," kata Faiz. (abs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved