Breaking News:

Belanja Online

Polsek Ciputat Timur Selidiki Penipuan Belanja Online yang Dialami Pelaku Pengancam Kurir

Jajaran Polsek Ciputat Timur mengejar pelaku penipuan belanja online yang menimpa pengancam kurir dengan samurai.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rizki Amana
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Jun Nurhaida Tampubolon saat merilis kasus pengancaman terhadap kurir di kawasan Ciputat, Kota Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Sebuah video pengancaman terhadap kurir pengantar barang belanja viral di sejumlah media sosial pada Selasa, 25 Mei 2021 malam.

Aksi tersebut diketahui terjadi di kawasan Jalan Musyawarah, Kelurahan Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) oleh pelaku berinisial MDS  (43).

Dalam video berdurasi 40 detik pelaku sempat adu mulut dengan kurir tersebut akibat dirinya tertipu saat membuka barang pesanan yang dibelinya melalui aplikasi belanja online.

Baca juga: VIDEO Kesal Merasa Tertipu Belanja Online Jadi Alasan Pelaku Ancam Kurir dengan Sajam di Ciputat

Tak lama cekcok terjadi, pelaku pun mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis samurai dari kediamannya agar kurir dapat mengembalikan uang senilai Rp 85.000 yang dibayarkan untuk barang yang dibelinya itu.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Jun Nurhaida Tampubolon mengatakan motif meminta uang kembali menjadi dasar pelaku melakukan pengancaman dengan samurai. 

Menurutnya, kekesalan pelaku ditengarai cekcok dengan kurir yang enggan mengembalikan uang yang telah dibayarkannya. 

Sebab, pelaku tak menerima baranh yang diterimanya usai melakukan pembelian barang jenis jam tangan melalui online shop. 

"Jadi pertama kesal sama kurir, dia meminta uang itu dikembalikan uang COD tadi yang Rp 85.000 tadi," ujarnya, Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Polsek Ciputat Timur Tangkap Pelaku yang Mengancam Kurir Belanja Online dengan Samurai

"Tapi karena si korban bertahan  kemudian dia mengancam dengan mengatakan bahaya kemudian dia masuk ke dalam mengambkl samurai mengarahkan ke si korban," imbuh Jun.

Selain melakukan penyidikan kepada pelaku pengancaman, pihaknya saat ini juga melakukam penulusuran terkait aksi penipuan yang dialami MDS. 

Pasalnya, kekesalan MDS terpicu akibat tertipunya ia saat membeli barang jenis jam tangan melalui online shop. 

Ia memastikan pihaknya bakal memeriksa sejumlah saksi dalam proses penyilidikan penipuan terhadap pelaku lewat online shop. 

Baca juga: Praktisi Media Sosial Minta Ada Pembagian Tugas yang Jelas antara Penjual dan Kurir Belanja Online

Bahkan, tak menutup kemungkinan si kurir turut pula menjadi saksi dalam proses penyelidikan penipuan tersebut. 

"Nanti akan dilidik, asal usul barang itu, dan juga saksi kurir tadi kurir Si Cepat itu sudah diperiksa," pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved