Breaking News:

Kesehatan

Jangan Ragu Bicarakan soal Menstruasi dengan Anak, Pastikan Orangtua Paham Lebih Dulu

Menstruasi atau haid normal dialami kaum perempuan sejak remaja. Namun, orangtua harus menyampaikan informasi ini secara benar.

Penulis: Lilis Setyaningsih | Editor: Intan Ungaling Dian
Thezzzlife.com
Ilustrasi melingkari kalendar untuk menandai hari pertama menstruasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menstruasi atau haid normal dialami kaum perempuan sejak remaja.

Walaupun normal, orangtua terutama ibu harus menyampaikan informasi secara benar tentang menstruasi kepada anak perempuan.

Bahkan kepada anak laki-lakinya juga informasi menstruasi ini harus disampaikan orangtua.

Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta, Anna Surti Ariani SPsi Psi mengatakan, anak perempuan tidak membicarakan menstruasi karena berbagai sebab.

Misalnya, anak perempuan cenderung takut, malu, dan bingung saat menarke (haid pertama kali).

Padahal jika ibu meluangkan waktu untuk membicarakan menstruasi dengan putrinya, banyak manfaatnya.

Seperti anak mendapat informasi tentang kesehatan reproduksi lebih baik serta kedekatan ibu dan anak.

Tidak sedikit anak perempuan akhirnya mencari informasi sendiri dari teman atau internet.

Terkadang mereka mendapat informasi tidak tepat.

Baca juga: Trending Topik di Twitter Penulis JK Rowling Diserang Para Transgender soal Artikel Menstruasi

Mengapa membicarakan menstruasi masih dianggap sulit?

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved