Breaking News:

Virus Corona

DPRD Soroti Nilai E Pemprov DKI Jakarta dari Kemenkes RI Terkait Penanganan Virus Corona

DPRD DKI Jakarta menyoroti penilaian Kemenkes RI terhadap Pemprov DKI Jakarta dalam pengendalian dan penanganan virus corona.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Intan Ungaling Dian
Ricky Martin Wijaya
Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Idris Ahmad menyoroti penilaian Kemenkes RI terhadap Pemprov DKI dalam menangani virus corona di DKI Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - DPRD DKI Jakarta menyoroti penilaian Kemenkes RI terhadap Pemprov DKI Jakarta dalam pengendalian dan penanganan virus corona atau Covid-19.

Pemprov DKI Jakarta mendapat nilai paling buruk atau E dalam pengendalian Covid-19 selama pekan epidemiologi ke-20 yakni 16-22 Mei 2021.

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Idris Ahmad mengatakan, nilai buruk ini sebagai peringatan keras bagi Pemprov DKI Jakarta.

Dia meminta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jangan terus bangga terhadap jumlah tes dan fasilitas kesehatan yang disediakan.

Tapi Anies Baswedan diminta serius membenahi kemampuan pelacakan atau tracing dan isolasi.

Menurut Idris Ahmad, Pemprov harus merespon rapor nilai buruk E dari Kemenkes dengan pengetatan aturan secara merata.

Mulai dari tingkat RT/RW, tempat kerja, maupun tempat rekreasi dan pusat perbelanjaan.

“Jakarta perlu mempertimbangkan menarik rem darurat untuk meredam infeksi penularan Covid-19, sehingga mereka yang baru kembali dari luar Jakarta tidak menularkan virus ke warga yang tidak turut mudik,” kata Idris seperti dikutip dari siaran pers,  Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Dapat Nilai E atau Terburuk Soal Penanganan Covid-19, Ariza Akui Bersinergi dengan Seluruh Pihak

Baca juga: VIDEO KSAD, Menkes, dan BPOM Tandatangani Nota Kesepahaman Penelitian Sel Dendritik untuk Vaksin

Dia mengatakan, pemerintah daerah juga harus meningkatkan kapasitas jumlah sumber daya manusia (SDM), anggaran puskesmas, dan kelurahan.

Alasannya, unit kerja itu berada di garda terdepan dalam pengendalian Covid-19 di masyarakat, terutama dalam menangani laporan dan melakukan sosialisasi tentang bahaya Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved