Breaking News:

Mudik Lebaran

Cegah Klaster Covid-19 Pasca Lebaran, Polsek Cilandak Gelar Swab Tes Massal Khusus Pemudik

Cegah Klaster Covid-19 Pasca Lebaran, Polsek Cilandak Gelar Swab Tes Massal Khusus Pemudik yang Baru Tiba di Ibu Kota

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Swab Test Massal yang digelar di Mapolsek Cilandak, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (27/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Cegah klaster covid-19 pasca lebaran, Polsek Cilandak menggelar swab test massal terhadap pemudik yang baru tiba dari kampung halaman.

Swab Test Massal yang digelar di Mapolsek Cilandak dan Kampung Tangguh Jaya Cilandak itu menjaring sebanyak 409 orang warga yang tiba selama periode 16-27 Mei 2021.

"Semuanya sudah dilaksanakan tes usap antigen dan Alhamdulilah hasilnya negatif semua," kata Kapolsek Cilandak Kompleks Arga Dija Putra pada Kamis (27/5/2021).

Dalam pelaksanaan tes usap antigen gratis itu pihaknya juga menggandeng tenaga medis dari Puskesmas Cilandak.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh pemudik dinyatakan bebas covid-19.

Meski selama pelaksanaan tes usap antigen kepada warga yang balik ke Jakarta itu negatif, namun tes antigen rencananya akan terus dilaksanakan.

Baca juga: Warga Keluhkan Kehadiran Pengunjung Eksklusif di Ragunan, Bebas Masuk Kandang & Kasih Makan Jerapah

Pihaknya terus mendorong agar warga yang baru balik ke Jakarta untuk segera melakukan swab test.

Swab Test tersebut katanya wajib dijalani pemudik yang tidak dapat menunjukan surat keterangan negatif covid-19.

Sejak Minggu (16/5) petugas gabungan atau tiga pilar, yakni kepolisian, TNI dan unsur pemerintah daerah di wilayah hukum Jakarta Selatan gencar melakukan tes usap antigen, khususnya kepada warga yang sempat mudik Lebaran.

Baca juga: Tak Hanya Langgar Garis Sepadan Bangunan, Gedung Bakal Hotel di Fatmawati Diakui Tak Miliki IMB

Upaya itu dilakukan untuk membantu pemerintah menekan penularan penyakit dari virus SARS CoV-2 itu.

Adapun warga yang menjalani tes usap antigen itu merupakan pemudik yang tidak menunjukkan keterangan negatif COVID-19 berdasarkan tes usap antigen.

Untuk alur penanganan warga yang positif berdasarkan tes usap antigen, mereka wajib isolasi mandiri dan selanjutnya akan dites usap berbasis "polymerase chain reaction" (PCR).

Baca juga: Berdiri Menjulang, Gedung Tanpa IMB di Fatmawati Rupanya Bakal Jadi Hotel Bintang 3

Jika hasil tes PCR positif, maka akan dilakukan perawatan apabila ada gejala di rumah sakit atau fasilitas memadai dan apabila tanpa gejala dilakukan isolasi mandiri di tempat khusus.

Petugas tiga pilar juga menyediakan bantuan pangan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved