Breaking News:

Berita Video

VIDEO Perempuan Bandar Ganja Menangis Saat Dipertontonkan ke Wartawan di Polres Tangsel

Deras air mata tersangka bernama Rini mewarnai jalannya rilis pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika

Penulis: Rizki Amana | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Deras air mata tersangka bernama Rini mewarnai jalannya rilis pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan ganja di Mapolres Tangerang Selatan (Tangsel) pada Kamis, 27 Mei 2021.

Tangis tersebut sebagai petanda penyesalan dirinya ditangkap pihak Sat Res Narkoba Polres Tangsel. 

Kasat Res Narkoba Polres Tangsel, Iptu Yulius Qiuli mengatakan seorang tersangka perempuan itu ditangkap pihaknya di kawasan Depok, Jawa Barat. 

"Kasus ganja yang di Sawangan (Depok-red). Itu kami amankan terdapat ganja dan sabu, dan beberapa linting ganja," katanya saat ditemui di Mapolres Tangsel, Serpong, Kamis (27/5/2021).

Yulius mengatakan dari tangan tersangka dan rekannya masing-masinh berinisial IR, RL, RN, AA, dan PC pihaknya mendapati dua jenis narkotika yakni sabu dan ganja. 

Dari masing-masing jenis narkotika didpati sebanyak 25 kilogram ganja dan satu paket sabu. 

Namun, pihaknya terus melakukan pengembangan kasus dan didapati tiga tersangka lain yang berinisial AR, AY, dan R hingga 140 kilogram ganja dan 2,6 kilogram sabu siap edar digagalkan pihak kepolisian.

Adapun ia memastikan ratusan kilogram narkotika itu didapati para tersangka dari jaringan Aceh yang dikendalikan dari narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

"Jaringan Lapas Gunung Sindur, Dikirim lewat darat, yang kami dapatkan dari Medan, Palembang, Lampung. Dan barang itu akan masuk ke lewat kurir, langsung dibawa oleh kurir ke Jakarta, setelah masuk jakarta akan disebar lagi di Jabodetabek," katanya. 

Adapu para tersangka dijerat Pasal 111, 112, 114 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara dengan denda paling sedikit senilai Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar. (m23)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved