Breaking News:

PSSI

PSSI Memutuskan Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Musim 2021-2022 Menggunakan Format Promosi dan Degradasi

PSSI memutuskan memutuskan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim kompetisi 2021-2022 tetap menggunakan format promosi dan degradasi.

Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
pssi.org
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (dua dari kiri). 

Di lini depan ada Adi terdapat empat bek, yakni Firza Andika, Rachmat Irianto, Andy Setyo, dan Rifad Marasabessy.

Sedangkan di sektor tengah, ada Osvaldo Haay, Ady Setiawan, Yakob Sayuri, dan Witan Sulaeman untuk menopang barisan depan yang diisi Saddam Gaffar dan M Rafli.

Indonesia sudah tertinggal terlebih dulu ketika laga baru berjalan enam menit.

Noraollah Amiri berhasil membawa Afghanistan unggul setelah berhasil memanfaatkan celah di pertahanan skuad Garuda.

Timnas berusaha bangkit untuk mengejar ketertinggalan dari gol cepat Afghanistan.

Baca juga: Timnas Indonesia Kalah 2-3 dari Afghanistan, Keok Dulu 0-3, Gol Balasan Egy Maulana dan Adam Alis

Baca juga: Kushedya Hari Yudo Ingin Memberikan Kemenangan kepada Timnas Indonesia di Tiap Laga yang Dilakoni

Baca juga: Shin Tae-yong Panggil Bek Persebaya Arif Satria Gantikan Posisi Elkan Baggott yang Batal Bergabung

Peluang sempat diperoleh Rafli pada menit ke-12 ketika menyambut umpan Yakob Sayuri, tetapi dapat dipatahkan penjaga gawang Afghanistan.

Upaya Timnas mengubah papan skor menemui hambatan cukup berarti.

Pertahanan Afghanistan tampil cukup solid dalam meredam serangan yang dibangun timnas senior, sehingga Indonesia mengalami kesulian menembus lini belakang lawan.

Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Timnas justru kebobolan untuk kedua kalinya, dua menit sebelum babak pertama berakhir.

Kali ini, Amiruddin Sharifi dapat menuntaskan umpan terobosan yang membuat Afghanistan unggul dua gol di paruh pertama.

Konsentrasi di menit awal sepertinya menjadi perhatian serius bagi Tae-yong.

Pasalnya, empat menit babak kedua berjalan, Afghanistan mampu memperlebar keunggulan ketika Hussein Zamani menyambar umpan silang untuk menjebol gawang Indonesia.

Selanjutnya, Shin Tae-yong memasukkan Genta Alparedo, Braif Fatari, Pratama Arhan, Nurhidayat, Syahrian Abimanyu, dan Adam Alis. Braif tidak bermain lama.

Lalu, Adam Alis digantikan oleh Egy Maulana Vikri.

Keputusan itu membuahkan hasil bagus, karena Egy berhasil memperkecil ketertinggalan timnas di menit ke-59 setelah ia menuntaskan umpan Kushedya Hari Yudo dengan baik.

Peran Egy cukup signifikan di babak kedua.

Pemain Lechia Gdansk itu melepaskan tendangan bebas yang disambut Adam Alis untuk memangkas ketertinggalan menjadi 3-2 pada menit ke-64.

Indonesia berusaha menyamakan kedudukan di waktu tersisa, dan sempat mendapatkan peluang emas melalui Yudo di menit ke-80, tetapi berhasil digagalkan kiper lawan. Indonesia akhirnya kalah 2-3.

Pada uji coba selanjutnya Indonesia akan melawan Oman Sabtu (29/5/2021).

Dua uji coba itu sebagai persiapan menghadapi kualifikasi Grup G Piala Dunia 2022 Zona Asia melawan Thailand pada 3 Juni 2021, Vietnam pada 7 Juni 2021, dan UEA pada 11 Juni 2021.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved